chapter 549 – Pertanyaan Hitachi

4 Shinobi tingkat atas berhadapan satu sama lainnya… Nagato: Kurasa sdh agak lama sejak kita terakhir bertemu… Tapi seperti hanya sesaat, karena kau ada di sana saat aku mati. Kau terlihat berbeda. Naruto:Oh ini ! Aku telah mengendalikan Kyuubi, jadi aku sedang di mode Kyuubi. Itachi: Apa…? Nagato: Masuk akal, tapi yg kumaksud… Adalah raut wajahmu. Naruto:.,,,,,.. Itachi: Kau menundukkan Kyuubi… Aku tak menyangka kau telah berkembang jauh. Nagato: Hey, kita berdua diajar guru yg sama… Aku tak heran. Bee: Ini semua berkat latihan dariku, sblm bertemu dgnku dia tak bisa apa2. Naruto: ENAK AJA TAK BISA APA2! Nagato: Jadi… Apa kau sdh menaklukkan kebencian dlm dirimu? Naruto: Yup… Kau adalah senior yg mengajarkanku arti dari penderitaan. Bee mengajarku di air terjun kebenaran, aku bertemu ayah dan ibuku. Aku telah sampai sejauh ini karena kalian semua. Itachi: …… Naruto, aku ingin bertanya kpdmu. Naruto: ! Sebenarnya, aku baru saja ingin berkata yg sama dgnmu. Sementara itu di t4 persembunyiannya, Kabuto memperhatikan ke-4 ninja2 kelas atas tsb, sambil bereaksi utk menjalankan rencananya… Kabuto membentuk segel tangan… Kabuto: Sepertinya mereka telah menemukanku lebih dulu. Hachibi dan Kyuubi… Jika aku bisa mendapatkan mereka, dia akan mematuhiku juga. [Sayang sekali. Dia selalu memakai topeng itu... Aku ingin lihat wajahnya ketika ketahuan olehnya... Khuuuuuu.] Kabuto sepertinya menguatkan ikatan ET Nagato dan Itachi… Naruto: !? Tiba2 Itachi membentuk segel tangan… Itachi: KATON~GOKAKYO NO JUTSU (FIRE ELEMENT~GRAND FIREBALL TECHNIQUE) Sebuah bola api raksasa meluncur ke arah Naruto dan Bee… Bee bereaksi dgn mengibaskan Samehada ke depan… Gerakan Bee itu membuat bola api raksasa terbelah… Samehada: GICHICHI!!! Gagang Samehada terlihat memukul kepala Bee… ^^ Bee: Tak tahan panas? Maafkan aku! Itachi: Samehada…? [Berarti Kisame telah dibunuh juga.] Naruto: Kupikir kita sdg berbincang2. Bee: Org di balik layar mengendalikan mereka, mereka dpt menyerang kapan saja. Tiba2 Itachi menghilang dari samping Nagato… Nagato: Dari atas! Naruto melompat menyongsong Itachi… Naruto: Aku tahu!!! Bee: !!? Naruto dan Itachi bertarung di udara… Itachi: Bagaimana dgn Sasuke? Naruto: Dia berniat menghancurkan Konoha. Dia bahkan bergabung dgn Akatsuki. Itachi:……!! Kenapa dia tak kembali ke desa? Naruto: Ketika dia tahu akan kebenaran dari misi rahasiamu, dia memutuskan utk menghancurkan desa utk balas dendam. Itachi: ……!! Nagato: Misi rahasia…? Bee bergerak membantu Naruto… Itachi: Jgn bilang kalau ini ulah Madara… Naruto:Madara memberitahuku ttg apa yg sebenarnya terjadi padamu. Itachi bergerak menghindar dari tebasan pedang Samehada, kemudian melompat ke belakang kembali… Itachi:…… Begitu… Naruto: JADI YG MADARA KATAKAN ITU BENAR?! KLAN UCHIHA MERENCANAKAN KUDE… Itachi: Cukup, Naruto… Nagato: Itachi… Apa itu benar? Naruto: Itachi… Kau berpura2 dan membuat dirimu menjadi penjahat utk menyelamatkan Sasuke dan Desa. Kurasa bahkan Sasuke akan mengerti segala penderitaan yg kau tanggung. Namun dia tak masuk dlm rencanamu. Dia malah ingin menghancurkan desa. Perang baginya adalah balas dendam kepada desa yg telah membuat kakaknya menderita. Itachi: ……[Sialan kau Madara, jadi kau tahu...] Apakah semua org di desa tahu ttg ini? Naruto: Kakashi sensei dan kapten Yamato ada di sana ketika dia memberitahuku. Tapi Kakashi sensei menyuruhku tetap merahasiakan ini karena tak ada bukti. Kupikir tak ada org yg tahu. Itachi: Kalau begitu biarlah kau tetap merahasiakannya. Setidaknya reputasi dari nama Uchiha tetap terjaga. Dan juga… Nagato: !! [Sial aku bergerak dgn sendirinya.] BANSHO TENIN (DIVINE ATTRACTOR)! Nagato tiba2 mengeluarkan jutsu utk menarik tubuh Naruto… Naruto: WHOA! Di saat yg sama, Nagato menarik sebongkah tanah/batu utk dihantamkan ke arah Naruto… Naruto mengeluarkan tangan chakranya… Kemudian tangan chakra itu mendorong/menghantam bongkah tanah/batu tsb sampai hancur… Nagato: Gerakan menghindar yg bagus Naruto. Naruto: Aku sdh lebih kuat dari diriku ketika bertarung dgn Pain Rikudou. Itachi: Aku mengandalkanmu utk menjaga Sasuke. Naruto: Itulah yg selalu menjadi rencanaku. Itachi: Ternyata tepat bagiku utk percaya kpdmu. Naruto: ……? Nagato: Oke Naruto, pertama2 menjauhlah dariku. Karena aku tak bisa berjalan. KUCHIYOSE NO JUTSU (SUMMONING TECHNIQUE)! Tapi aku bisa terbang. Muncullah 2 Kuchiyose burung dan a*njing Nagato… Nagato berada di kepala burung… Naruto: SEJAK KAPAN KAU BISA NGELUCU!? Sementara itu, Itachi juga bergerak menyerang Bee… Itachi: Di belakangmu! Bee: Aku tahu! Bee menyerang Itachi dgn Samehada, dan Itachi bergerak menghindar sambil membentuk segel tangan… Itachi: KATON~HOUSENKA NO JUTSU (FIRE ELEMENT~CRIMSON BALSAM NAILS) Berpuluh2 shuriken dilapisi api dilepaskan Itachi utk menyerang Bee… Bee bereaksi dgn menggunakan pedang2 kecilnya, utk menangkis serangan Itachi… Bee sepertinya menggunakan teknik memainkan pedang yg sama seperti ketika ia bertarung melawan Sasuke… Bee juga sdh mengeluarkan salah satu tentakel Hachibi… Tiba2 muncul burung2 gagak dari tentakel tsb, dan terbang ke arah Bee… Bee: [Sebuah ilusi?] Itachi: Jgn lihat langsung ke arah mataku! Bee terkena Genjutsu Itachi… Beruntung ada Hachibi yg menyadarkannya… Hachibi: OI SADAR! Bee: Ow! Seekor gagak meluncur ke arah Bee, kemudian berubah menjadi shuriken… Tetapi Samehada bergerak menelan/menangkisnya… Bee: Yeeeeeeah, Samehada! Bee membesarkan tangannya utk dijadikan tameng thd sisa serangan Itachi… Bee: PANAS PANAS PANAS PANAS PANAS! Tiba2 tentakel Hachibi muncul dari dlm tanah, dan meyergap Itachi dari arah belakang… Bee: Dapat! Sialan! Sementara itu… Naruto menghantam a*njing Kuchiyose Nagato dgn Rasen-Shuriken… Tetapi walaupun kesakitan, sang a*njing bukan malah lenyap, tetapi kepalanya justru bertambah banyak… Naruto: Kenapa dia tak mati2?! Nagato: Memukul a*njing itu hanya akan membuatnya bertambah banyak Kau hrs mengalahkanku. Naruto: ! Sementara itu, Itachi menghindar dari serangan Bee, dan melompat ke kepala burung Kuchiyose Nagato… Itachi kemudian mengaktifkan MS di mata kanannya… Naruto: Hati2 Bee! Jika kau terkena Tsukiyomi atau Amaterasu-nya, maka tamat sdh. Kita lihat apa yg terjadi… Itachi kemudian mengaktifkan MS kirinya, dan sepertinya menyerang Naruto yg msh berada di kepala a*njing… Naruto : Dia punya MS. Urk! GHHHHK… [Gagak ini? Mungkinkah ini...] Sesuatu berwarna hitam dgn tanda mirip seperti mata MS Itachi keluar dari mulut Naruto…

LANJUT KE CHAPTER 550

Naruto Chapter 548 – Obat Pertama bagi Gaara ; Naruto berhadapan lagi dengan Nagato

Sang Surya baru muncul dari balik Pegunungan, menyinari hari ke-2 Medan Perang

Dua sosok Ninja ET yang tak asing lagi, yakni Nagato dan Itachi tampak berada di atas Bukit, memandang ke arah medan perang.

“Sejak Matahari terbit, mereka sudah berkumpul dalam jumlah besar, sepertinya pertempuran akan segera dimulai”kata Itachi
“siapa mereka sebenarnya ?” tanya Nagato

Kembali ke pertarungan Divisi Gaara

Pasir Gaara yang membentuk sosok Ibunya, mendekap Ayah Gaara juga Mizukage ke-2 dan Raikage ke-3

“A.. Aku, mendapat kasih sayang dari ibuku ? “kata Gaara yang tampak Shock, atas pernyataan Ayahnya waktu dulu Ayah Gaara hanya tertunduk diam, kesedihan melanda mereka berdua.
“..tapi bukankah waktu itu, saat Yashamaru mau membunuhku ” kata Gaara lalu mengingat kata-kata Yashamaru saat sebelum ajalnya

“kau tak pernah mendapat kasih sayang..” kata Yashamaru

“Akulah yang menyuruh Yashamaru untuk berbohong kepada mu. Karena, Aku harus mencari tahu apakah Shukaku dalam dirimu masih bisa mengamuk dan kehilangan kendali. Ini semua untuk kepentingan desa”kata Ayah Gaara
Gaara terdiam dan memperhatikan kata-kata Ayahnya
“Yashamaru tidaklah membencimu , tapi Akulah yang dia benci. Karena Akulah yang menyegel Suna no Shukaku ke tubuhmu, saat kau masih dalam kandungan ibumu… tetapi Yashamaru juga seorang Shinobi, dia adalah kaki tanganku, dan juga Anbu Sunagakure. Dia bertindak sesuai dengan yang kuperintahkan “kata Ayah Gaara
Gaara masih terdiam, mendengar penyataan Ayahnya
“sepertinya Aku keliru dalam berbuat. Aku telah melakukan kesalahan, kau malah menanggung terlalu banyak beban hidup. Aku menentukan sendiri apa yang kau butuhkan dan tidak kau butuhkan. Aku telah mengambil keberadaanmu dengan menjadikanmu jinchuuriki untuk desa, mengakhiri hidup ibumu , dan mengehancurkan perasaanmu ke ibumu, Aku telah mengambil semua hubunganmu dengan yang lainnya. Pada akhirnya, Aku bersiap mengambil nyawamu” kata Ayah Gaara mengakui kesalahannya
Gaara begitu terlihat sangat sedih.

Sementara di pertempuran para ninja mulai menunjukkan kekuatannya
Di pertarungan lain, O’onoki dan Muu mulai bertarung

Ayah Gaara kembali mencurahkan semua kenyataan sebenarnya
“dan saat ini, Kau cuma punya satu hal yang berhubungan dengan orangtuamu, LUKA DI HATIMU” lanjut Ayah Gaara
Gaara semakin bimbang, dia teringat kembali masalalunya

Saat itu dia masih kecil dan di dampingi Yashamaru.
Mereka berdua Berbicara di dalam rumah
“Aku tak terluka, tapi disini terasa sakit” kata Gaara sambil memegang dadanya, sedangkan tangan satunya memegang pisau
Yashamaru mengambil pisau yang di genggam Gaara, dan mengiris jarinya dengan pisau itu
?saat tubuhmu terluka, darah akan mengalir dari lukamu dan membuatmu merasa sakit. Tapi rasa sakitnya akan hilang tak lama setelahnya. Dan kalau diobati lukanya akan cepat sembuh? kata Yashamaru
Kemudian Yashamaru menunjukkan darah yang mengalir di jarinya
?tapi yang jadi masalah adalah luka di hati yang tak bisa disembuhkan? tambah Yashamaru
?luka di hati ? ? tanya Gaara
?sakit di dalam hati dan tubuhmu berbeda, tak seperti sakit ditubuhmu, rasa sakit di hati tak punya obat yang bisa menyembuhkannya, dan lukanya bisa membekas terus di hatimu sepanjang hidupmu” jawab Yashamaru
Gaara menunduk dan berpikir serta merenungkan nasib dirinya
?Cuma satu yang bisa menyembuhkan hati yang terluka? kata Yashamaru
Gaara terperangah
?tetapi sulit untuk mendapatkan obatnya karena kau membutuhkan orang lain untuk mendapatkannya ? lanjut Yashamaru
?? apa itu ?? tanya Gaara penasaran
Yashamaru memandang foto Karura yang terpajang
?Kasih Sayang? kata Yashamaru
?Kasih sayang?? kata Gaara belum mengerti
? tepat ? kata Yashamaru tersenyum
??.. bagaimana caranya Aku untuk mendapatkan itu?? tanya Gaara
?kau sudah mendapatkannya Gaara !? kata Yashamaru
? hah ?? Gaara bingung
Yashamaru dan Gaara memandang foto Karura
?ku pikir kakakku sangat menyayangimu, Shukaku si pasir sebenarnya adalah jiwa yang menghantui untuk terus bertempur, yang membuat pasir terus melindungimu adalah kasih sayang ibumu sepertinya perasaan ibumu akan terus hidup didalam pasir itu? kata Yashamaru
?karena kakakku walau harus mengorbankan nyawanya, dia akan tetap melindungimu? kata Yashamaru

Kembali ke Pertempuran Gaara saat ini
Pasir yang menyerupai Karura, Melindungi Gaaradengan tangannya.
Ayah Gaara memperhatikannya dan mengingat saat Karura memeluk Gaara yang baru lahir sambil menangis
Gaara tertunduk, rasa hiba dan sedih melandanya. Air matanya mengalir deras dipipi-nya
?Gaara…? batin Ayah Gaara
?Ibumu sangat kuat. Bahkan walaupun telah tiada dia tetap percaya padamu dan melindungimu. Itu yang membuatmu menjadi seperti sekarang, menjadi Kazekage, punya banyak teman, dan memiliki hubungan dengan orang-orang, semua itu yang telah ku ambil darimu, tetapi Aku sebagai Ayahmu tak pernah bisa melakukan apapun untukmu. Bahkan Aku tak pantas dianggap sebagai Ayah? kata Ayah Gaara menyesali keputusannnya
?? ibu… Kau benar-benar hebat? kata Gaara
Ayah Gaara menatap Anaknya
?tetapi…. inilah pertama kalinya kau memberiku obat, Ayah?kata Gaara
?? Gaara kau…? Ayah Gaara merasa terharu

Kertas Mantra Segel menempel di Pasir yang membungkus Ayah Gaara
Dengan Perlahan, pasir menyelubungi kepala Ayah Gaara yang terus menatap Gaara. Sampai akhirnya lenyap

?ini lebih dari yang ku harapkan, kau telah melampauinya Aku percayakan desa kepadamu? pikir Ayah gaara

Kertas Mantra Segel itu juga menempel di pasir Karura yang mendekap Mizukage ke-2 dan Raikage ke-3
?kertas mantra ini sudah menyegelmu kan ? Kalau bergitu bagus.. Kazekage muda? kata Mizukage ke-2
Tapi Raikage ke-3 tanpa kehendak dirinya, tangannya menghancurkan pasir yang mengurungnya
Sementara bagian pasir yang ditempel kertas segel yang mengurung Mizukage ke-2 jadi basah
?apa yang terjadi ?! ? kata mizukage ke-2 heran, karena jutsu airnya tiba-tiba bereaksi sendiri
?ini langsung merespon saat mengetahui teknik musuh?kata Raikage ke-3
Akhirnya Raikage ke-3 dan Mizukage ke-2 bebas dari dekapan Pasir. Lalu melompat ke arah pasukan Ninja Aliansi yang telah bersiap mengepungnya
Terjadilah pertarungan besar
?kepung mereka !!? perintah Temari

Di tempat lain, Oonoki yang berhadapan dengan Muu mulai kelelahan. ?Apa umurmu yang menghalangimu O’onoki ?? tanya Muu
Kemudian Muu menghilang
Tampak sekali Oonoki sangat kelelahan dgn nafas terengah-engah
?jika kau tak cepat-cepat memanggil Kazekage, Kau akan mati sia-sia?kata Muu

Di pergelutan Raikage dan Mizukage, Banyak dari ninja berjatuhan
?hei !! Berhati-hatilah dengan jurusku !, kusarankan kalian berlindung, kalian akan langsung menyadari kelemahan kami ! Aku ber-Elemen Yin. Dengan kata lain, Aku pengguna Genjutsu, dan Kuchiyose milikku adalah…..?kata Mizukage ke-2 tidak meneruskan perkataannya, karena dengan sendirinya dia langsung menggigit jarinya dan melakukan segel Kuchiyose
?KERANG RAKSASA”kata Mizukage ke-2
Kemudian Mizukage ke-2 dan Raikage ke-3 berdiri di atas kerang raksasa.
Ninja yang berjatuhan semakin bertambah.
Raikage ke-3 menyelimuti tubuhnya dengan Elemen Petir “Aku pengguna Elemen petir. Bagi Pengguna Elemen Tanah silahkan menjauh ! Aku akan menyerang !! “kata Raikage ke-3
“terima kasih, jika ada waktu ada hal yang ingin ku tahu darimu”kata Temari
“tubuhku di gerakkan secara otomatis, tak ada waktu untuk duduk dan berbincang-bincang denganmu !” kata Raikage ke-3

Di pertarungan O’onoki vs Muu

“jangan meremehkanku”kata O’onoki
Lalu Oonoki mengeluarkan jutsu IwaBunshin,
keluarlah Bunshin-Bunshin O’onoki dan langsung bersiap

Di dalam hutan Nagato dan itachi melanjutkan perjalanan yang tak diinginkannya
“tak bisa kupercaya..”kata Nagato seperti mengetahui sesuatu.
“apa mereka sudah dekat ? ” tanya Itachi
“perasaan ini, seperti mengenang masa lalu”kata Nagato

Tiba-tiba Naruto yang dalam mode Chakra Kyuubi, bersama Killer Bee datang dan berhenti dihadapan Nagato dan Itachi
Bee dan terutama Naruto terkejut melihat 2orang dihadapannya
” Itachi Uchiha dan Nagato !? “kata Naruto tak percaya
“jadi kau mengenal mereka ?” tanya Bee
“iya… Aku kenal mereka berdua” jawab Naruto

“Aku tak pernah berpikir akan bertarung denganmu, Naruto…” kata Nagato

Pertemuan yang membuat begitu banyak pertanyaan

Lanjut chapter 549

copy from: www.kakasensei.xtgem.com

Naruto chapter 551-Hentikan Nagato

Akhirnya Naruto 551 Bahasa Indonesia terbit dan silahkan nikmati disini, Naruto 551 dengan Judul Hentikan Nagato. Dibuka dengan Terbukanya Rinegan Nagato yang mempunyai kekuatan unik. Nagato yang mempunyai tenaga menghisap, tenaga melempar dan sebuah pemanggilan summon yang aneh serta kemampuan menyerap Ninjutsu musuh.

Itachi Susanoo di Naruto 551

Naruto mencoba melawan dengan Rasengan tapi dia lupa kalau Nagato bisa menghisap Ninjutsu seketika, sehingga Ninjutsu Naruto tidak berguna sama sekali. Naruto mencoba diskusi dengan Nagato tapi sepertinya percuma karena Nagato masih dalam total kontrol Kabuto, bahkan Nagato menggunakan Naraka Path sebuah teknik yang tidak kalah aneh. Sebuah teknik menghisap roh yang juga dilakukan Nagato ketika menyerang Konoha tempo lalu.

Kabuto mempunyai rencana lain yaitu dengan menangkap Jinchuuriki tanpa ketahuan Madara, mengetahui hal ini Killer Bee mencoba membantuNaruto dengan menyerang Nagato tapi berhasil dilawannya dengan Asura Path sebuah teknik menggabungkan sebuah lengan mesin.

Secara tiba tiba Itachi menggunakan Susanoo untuk membantu Naruto dan Killer Bee  dan kemudian dengan Gesti Nagato menggunakan Teknik Chibaku Tensei yaitu teknik menghisap apapun yang ada disekitarnya untuk menjadi sebuah bola raksasa, bahkan Kabuto merasa senang dengan bergabungnya dalam pertempuran ini sehingga bisa menambah target serangan.

Naruto memperingatkan kepada Killer Bee dan Itachi, kalau terserang atau terserap tamatlah sudah. Kemudian Itachi bertanya kalau begitu kenapa dulu Naruto bisa selamat dari Chibaku Tensei ini? Yang membuat Naruto mencak mencak, Killer Bee dengan santai kalau Narutodahulu bisa selamat mari kita hadapi dengan lapang dada. Tapi Itachi dengan analisa tingkat tingginya mengatakan bahwa semua Teknik selalu ada titik lemahnya dan menyuruh Naruto dan Killer Bee mengerahkan kemampuan serangan jarah jauhnya dan menyerang ke Titik Hitam dari Nagato ini secara bersama2.

Akhirnya Itachi dengan Yasaka’s Magatama, Killer Bee dengan Tailed Beast Bomb danNaruto dengan Wind Element: Rasen Shuriken. Akhirnya serangan ini berhasil menghancurkan titik hitam Chibaku Tensei ini.

Naruto Manga Indonesia 551

Dengan cekatan Itachi menggunakan Susanoonya dan dengan Pedang Totsuka berhasil menusuk Nagato dan Nagato berucap Maafkan saya Itachi, kemudian Itachi menimpali saya akan menyegelmu dengan pedang Totsuka ini, adakah sesuatu yang akan engkau katakan? Kemudian Nagato mengucapkan kalimat ke Naruto

Naruto saya akan kembali ke Guru Kita yang telah menungguku, untuk melihat bagaimana kisahmu akan berakhir. Saya berfikir kamu adalah sebuah trilogi, yang pertama Jiraiya dan dia adalah seorang Master Piece. Dan saya adalah sebuahb bom, sampah dan sebuah kesalahan, bahkan Guru Kita pun tidak bisa menerima sebagai bagian dari trilogi ini. Dan bagian ketiga adalah kamu dan akan menyelesaikan semuanya yang kemudian akan melupakan bagaimana payahnya yang kedua. Naruto

Akhirnya Cerita Naruto 551 berakhir dengan di sealnya Nagato oleh Itachi, sehingga Narutobisa melanjutkan pertempuran di Naruto 552 Minggu depan, jangan lupa nantikan selalu di Blog Naruto ini.

copy from http://www.nurdin.jauhari.net

Naruto 659 Bahasa indonesia – Rinbo Hengoku

Madara menatap dengan mata barunya yang lama, Rinnegan yang sudah lama tak ia rasakan. “Rasa dari darah ini..” Madara menjilati darahnya sendiri, “Rasa sakit ini..” “Ini adalah tubuhku..” “Hahahahahahahaha!!!!” Madara menjerit, tertawa seperti orang gila. “Akhirnya, aku bisa merasakan sensasi pertarungan yang sesunguhnya!!!” Madara terus tertawa, tapi kemudian secara perlahan ekspresinya berubah. Dari senang, gembira, tatapannya berubah menjadi serius. Madara menggoreskan darah di jempol kiri ke telapak tangan kanannya. Kyuubi mendadak memasang ekspresi kaget. Naruto menyadari hal itu lalu bertanya, “Ada apa, Kurama!?” komik Naruto Chapter 659 – Rinbo Hengoku “Darahnya.. ini mengingatkanku pada sensasi mengerikan waktu itu..” ucap Kyuubi. “Darah pemberontak yang pernah men-summon ku di masa lalu..” Kyuubi masih ingat betul dengan kejadian waktu itu. “Jangan bersikap seperti kucing yang ketakutan, musang bodoh..” ucap Shukaku. “Dia itu cuma manusia..” lanjutnya. “Kau tak boleh meremehkannya, dia bukan manusia biasa..” ucap Kyuubi. “Hmm? tak biasanya kau bersikap seperti ini..” ucap Shukaku. “Kuchiyose no Jutsu!!” Madara kemudian mensummon sesuatu. Dari tubuh Obito, keluarlah Gedou Mazou. Patung raksasa yang merupakan wadah dari Juubi itu muncul tepat di hadapan Minato dan Kakashi. “Apa dia ingin menggunakannya untuk bertarung?” Minato bertanya-tanya. “Kakashi, bisakakah kau melakukannya?” “Akan kucoba!!” Kakashi pun menggunakan kamuinya, berusaha untuk memotong kepala patung raksasa tersebut. Akan tetapi, serangannya meleset. serangan Kakashi hanya mampu memotong tangan kanannya. Gedou Mazou menghilang, lalu muncul di hadapan Madara. Madara sedikit kaget ketika melihat tangan kanannya terpotong. “Kelihatannya mereka juga memiliki seseorang dengan mata yang bagus..” ucapnya. “Yah, tapi ini bukan masalah. Sekarang cangkangnya sudah siap, tinggal memasukan mereka.” Gaara, Naruto dan yang lainnya kaget. “Benda itu lagi!??” “Bagaimana dia bisa memanggilnya dengan Rinnegan Edo Tensei yang palsu??” Yonbi bertanya-tanya. “Dia terluka dan berdarah, dia bukan Edo Tensei lagi, dan kemungkinan rinnegan yang dimilikinya itu asli.” ucap Nibi. “Bagaimana ia bisa hidup kembali!?” Naruto kemudian teringat dengan jutsu yang pernah Nagato gunakan dulu, jutsu yang benar-benar mampu menghidupkan kembali orang yang sudah mati, Gedou Rinnei Tensei. Naruto juga teringat dengan kata-kata Madara sebelumnya, yang intinya ia berterimakasih pada Naruto karena telah memperlemah Obito. Naruto kemudian sadar, “Apa ini artinya.. dia menggunakan..” Di sisi Obito, tampak ia terus berusaha untuk menahan Zetsu hitam yang mencoba untuk mengambil rinnegan di mata kirinya. “Keras kepala sekali, tak lama lagi kau akan mati..” ucap Zetsu hitam. “Mata kiri yang kau dapat dari Nagato ini harus dikembalikan pada pemiliknya yang asli, hanya Rikudou Sennin dan Uchiha Madara yang benar-benar bisa membangkitkan Rinnegan. Orang sepertimu tak pantas untuk memilikinya.” “Aku.. aku sudah menyembunyikan mata yang kanan.. aku akan meminta Kakashi untuk menghancurkan mata kiriku ini..” daripada jatuh ke tangan Madara, Obito lebih memilih untuk menghancurkannya. “Kukuku.. Zetsu putih sudah menemukan mata kananmu, dan menyerahkannya pada Madara..” ucap Zetsu Hitam. Obito kaget. “Sekarang kau hanyalah sampah tak berguna yang tak lama lagi akan mati, berhentilah melawan. Kalau bukan karena aku, sekarang kau pasti sudah mati.” “Kalau begitu pergi saja.. bukankah kau tetap bisa mengambil rinnegannya meskipun aku sudah mati?” “Kalau Aku keluarar dari tubuhmu, mereka berdua pasti langsung membunuhku sebelum aku mengambil rinnegannya..” Zetsu hitam sadar akan kecepatan dan kekuatan Kakashi dan Minato. “Apa kau lupa kalau aku adalah pengumpul informasi bagi Akatsuki? Aku tahu betul kekuatan mereka.” ucapnya. Naruto bahasa indonesia Chapter 659 Di sisi Madara, “Kelihatannya butuh waktu lebih untuk bisa mendapatkan kembali mata kiriku.” ucapnya. “Yah, dan sepertinya kita juga butuh waktu di sini.” ucap Zetsu putih. “Jangan samakan aku dengan orang-orang yang butuh bertahun-tahun hanya untung mendapatkan hewan-hewan itu.” ucap Madara. “Kau meneteskan darah..” ucap Zetsu putih. “Tahu kalau aku memiliki kekuatan penyembuh Hashirama membuatku kehilangan keanggunanku dalam bertarung. Aku akan mencoba untuk lebih berhati-hati lagi. Kalau aku menggunakan kekuatan penuh dari rinnegan, gaya bertarungku akan terlihat membaik. Lihat baik-baik.” Madara melompat ke atas kepala Gedou Mazou. Lalu dari sana, ia mengeluarka sebuah jutsu dengan rinnegan kanannya, “Rinbo Hengoku!!!” “Sepertinya dia akan melakukan sesuatu..” ucap para Bijuu. “Hati-hati!!!” “Uakhhh!!!” sesuatu tiba-tiba saja menyerang para bijuu. Ichibi, Nibi, semuanya, mereka semua entah bagaimana dijatuhkan oleh jutsu Madara. “Apa yang terjadi!?” Gaara tak mengerti. “Sial..” umpat Naruto dalam hati. “Sekarang mereka sedikit lebih tenang..” Madara kembali bersiap untuk melancarkan jutsu berikutnya. Sat!! sembilan rantai lalu muncul dari mulut Gedou Mazou. Rantai-rantai itu mengikat leher para Bijuu, lalu menarik mereka. “Pertama-tama, aku akan mengeluarkan Hachibi dan Kyuubi dari tubuh jinchuriki mereka!!” ucap Madara. – See more at: http://narutoterbaru.blogspot.com/

Cerita Naruto 658 : Bijuu VS Madara

Pasukan Aliansi yang tersisa kini menatap Madara yang telah bangkit kembali, keberanian mereka kini telah mulai menghilang setelah melihat Madara yang juga telah menghisap chakra senjutsu Hashirama, ia sekarang bersiap berburu targetnya, para Bijuu

“Benar juga, bukan ide bagus untuk tetap berada disini” ujar salah satu Pasukan Aliansi. “Menyingkirlah kalian semua!!!” teriak Shee mempenringati

Mendengarkan perintah Shee, semua pasukan aliansi terlihat menyingkir, sementara itu terlihat Gaara yang tepat berada di depan Shukaku bersiap untuk memimpin para Bijuu menghadapi lawannya itu

“Aku akan berubah menjadi lebih liar lagi!!!” ucap Shukaku
“Shukaku!!! Bersiaplah!!!” Gaara dan para Bijuu pun kini pun mulai bergerak untuk menghadapi Madara

“Hmmm” sambil bersiap bertarung Madara hanya tersenyum kecil
“Fuuton Sasandan!!!!” serang Shukaku berkombinasi dengan Gaara

“Teknik yang bagus, tapi sayang sekali ini masih kurang!” ucap santai Madara dirinya diserang, berkat serangan Shukaku dan Gaara, tangan Madara terluka

“A..apa?” ucap Gaara keheranan

“Aku mengerti, kau memasukkan pasirmu kedalam diriku untuk mengantisipasi pergerakanku” sadar Madara akibat serangan kombinasi Gaara dan Shukaku

Tidak tinggal diam, Matatabi secara tiba-tiba mencakar Madara yang kala itu terdiam tak dapat bergerak, Madara pun terpental

Belum selesai, secara tiba-tiba pula Son telah siap didepannya untuk memukul Madara, Madara kembali terhempas

Tidak mau ketinggalan, Kokuou juga menanduk Madara, dan Saiken serta Choumei pun dengan cepat bersama menyerang Madara dengan taijutsunya masing-masing

Alhasil, berkata serangan cepat kombinasi para Bijuu, Madara kini benar-benar jatuh terhempas tidak berdaya

“Sekarang Shukaku!” teriak Gaara

Tiba-tiba Shukaku merubah tangannya menjadi memanjang untuk menangkap Madara, seketika itu juga Madara tertangkap, di saat itu juga Shukaku merubah tangannya menjadi bentuk piramida untuk menyegel Madara, tampak Gaara yang telah terkoneksi dengan Shukaku bersiap-siap untuk menyiapkan fuinjutsu nya

#Naruto658 Original by Dunia Naruto Indonesia

“Kau tidak dapat bernafas lagi sekarang, hahaha!!!! Ini adalah segel Taisou, segel ini menggunakan tubuhku yang dapat berubah menjadi pasir dan pola kutukan segel!” ucap Shukaku

“SABAKUSOU TAISOU FUUIN!!!”

Segel yang dibuat oleh Gaara dan Shukaku telah berhasil menyegel Madara, namun tiba-tiba Madara mengaktifkan Susano’onya, dan akhirnya Madara berhasil keluar dari segel Shukaku dan Gaara tadi

“!!!!” Gaara. Shukaku, Matatabi, Kokuou, Saiken, Chomei kaget melihat itu

“Aku tidak akan membiarkan salah satu dari kalian dapat melarikan diri, aku akan segera menangkap kalian semua!” ucap Madara setelah berhasil lepas dari segel gabungan Gaara dan Shukaku

Tapi tiba-tiba Kurama dengan Mode Bijuu bersama Naruto dan Gyuuki muncul tepat dibelakang Madara

“Tidak ada seorangpun yang akan mematuhimu! Aku tak akan membiarkanmu!” teriak Kurama

“Maaf aku terlambat! Aku baru saja membawa seseorang yang terluka ke tempat yang aman!” ujar Gyuuki kepada Bijuu lain

“Tak masalah! Tidak akan ada lagi seorangpun yang terluka sekarang, kita akan berusaha untuk menyelesaikan ini!” ucap Matatabi santai

Kini sembilan Bijuu lengkap untuk bersama menghadapi Madara. “Tumpang serta tindihkan ekor kalian semua!” teriak Kurama lagi

Shukaku, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokuou, Saiken, Choumei, Gyuuki, dan Kurama pun saling menumpang tindihkan ekornya masing-masing, para Bijuu pun menghempaskan ekornya ke tempat Madara, setelah serangan itu terlihat lengan Madara terpotong

“Huh!!! Jangan memerintahku rubah bodoh!” ucap Shukaku
“Hampir saja, Rakun brengsek!” tanggap santai Kurama

Dihadapan para Bijuu terlihat Madara berhasil bangkit setelah serangan tadi, dan kini ia sedikit menjaga jarak dengan para Bijuu. “Sial! Dia sangat keras kepala!!!” ucap salah satu Bijuu

Di lokasi Madara berdiri, disampingnya muncul sesosok makhluk dari dalam tanah. “Maaf aku terlambat, Madara sama” ternyata itu ialah Zetsu

“Akhirnya, apa kau mendapatkannya?” tanya Madara kepada sosok disampingnya itu. “Tentu saja” jawab Zetsu

Zraasshh!! Tiba-tiba dengan cepat lengan kanan Zetsu ditebas Madara, lengan kanan Madara yang telah terpotong tadi kini digantikan dengan lengan kanan Zetsu, dan Madara juga telah berhasil mendapatkan mata Rinnegannya lagi pemberian dari Zetsu

“Dengan ini, mulai dari sini akan lebih menyenangkan lagi!!!” ucap dingin Madara sambil memperlihatkan mata Rinnegannya yang telah kembali

— Bersambung ke Naruto Chapter 659 –

Manga Naruto 659 – Rinbo Hengoku

Madara menatap dengan mata barunya yang lama, Rinnegan yang sudah lama tak ia rasakan. “Rasa dari darah ini..” Madara menjilati darahnya sendiri, “Rasa sakit ini..”

“Ini adalah tubuhku..”

“Hahahahahahahaha!!!!” Madara menjerit, tertawa seperti orang gila. “Akhirnya, aku bisa merasakan sensasi pertarungan yang sesunguhnya!!!” Madara terus tertawa, tapi kemudian secara perlahan ekspresinya berubah. Dari senang, gembira, tatapannya berubah menjadi serius.

Madara menggoreskan darah di jempol kiri ke telapak tangan kanannya.

Kyuubi mendadak memasang ekspresi kaget. Naruto menyadari hal itu lalu bertanya, “Ada apa, Kurama!?”

komik Naruto Chapter 659 – Rinbo Hengoku
“Darahnya.. ini mengingatkanku pada sensasi mengerikan waktu itu..” ucap Kyuubi. “Darah pemberontak yang pernah men-summon ku di masa lalu..” Kyuubi masih ingat betul dengan kejadian waktu itu.

“Jangan bersikap seperti kucing yang ketakutan, musang bodoh..” ucap Shukaku. “Dia itu cuma manusia..” lanjutnya.

“Kau tak boleh meremehkannya, dia bukan manusia biasa..” ucap Kyuubi.

“Hmm? tak biasanya kau bersikap seperti ini..” ucap Shukaku.

“Kuchiyose no Jutsu!!” Madara kemudian mensummon sesuatu. Dari tubuh Obito, keluarlah Gedou Mazou. Patung raksasa yang merupakan wadah dari Juubi itu muncul tepat di hadapan Minato dan Kakashi.

“Apa dia ingin menggunakannya untuk bertarung?” Minato bertanya-tanya. “Kakashi, bisakakah kau melakukannya?”

“Akan kucoba!!” Kakashi pun menggunakan kamuinya, berusaha untuk memotong kepala patung raksasa tersebut. Akan tetapi, serangannya meleset. serangan Kakashi hanya mampu memotong tangan kanannya.

Gedou Mazou menghilang, lalu muncul di hadapan Madara. Madara sedikit kaget ketika melihat tangan kanannya terpotong. “Kelihatannya mereka juga memiliki seseorang dengan mata yang bagus..” ucapnya. “Yah, tapi ini bukan masalah. Sekarang cangkangnya sudah siap, tinggal memasukan mereka.”

Gaara, Naruto dan yang lainnya kaget. “Benda itu lagi!??”

“Bagaimana dia bisa memanggilnya dengan Rinnegan Edo Tensei yang palsu??” Yonbi bertanya-tanya. “Dia terluka dan berdarah, dia bukan Edo Tensei lagi, dan kemungkinan rinnegan yang dimilikinya itu asli.” ucap Nibi. “Bagaimana ia bisa hidup kembali!?”

Naruto kemudian teringat dengan jutsu yang pernah Nagato gunakan dulu, jutsu yang benar-benar mampu menghidupkan kembali orang yang sudah mati, Gedou Rinnei Tensei. Naruto juga teringat dengan kata-kata Madara sebelumnya, yang intinya ia berterimakasih pada Naruto karena telah memperlemah Obito.

Naruto kemudian sadar, “Apa ini artinya.. dia menggunakan..”

Di sisi Obito, tampak ia terus berusaha untuk menahan Zetsu hitam yang mencoba untuk mengambil rinnegan di mata kirinya. “Keras kepala sekali, tak lama lagi kau akan mati..” ucap Zetsu hitam. “Mata kiri yang kau dapat dari Nagato ini harus dikembalikan pada pemiliknya yang asli, hanya Rikudou Sennin dan Uchiha Madara yang benar-benar bisa membangkitkan Rinnegan. Orang sepertimu tak pantas untuk memilikinya.”

“Aku.. aku sudah menyembunyikan mata yang kanan.. aku akan meminta Kakashi untuk menghancurkan mata kiriku ini..” daripada jatuh ke tangan Madara, Obito lebih memilih untuk menghancurkannya.

“Kukuku.. Zetsu putih sudah menemukan mata kananmu, dan menyerahkannya pada Madara..” ucap Zetsu Hitam. Obito kaget.

“Sekarang kau hanyalah sampah tak berguna yang tak lama lagi akan mati, berhentilah melawan. Kalau bukan karena aku, sekarang kau pasti sudah mati.”

“Kalau begitu pergi saja.. bukankah kau tetap bisa mengambil rinnegannya meskipun aku sudah mati?”

“Kalau Aku keluarar dari tubuhmu, mereka berdua pasti langsung membunuhku sebelum aku mengambil rinnegannya..” Zetsu hitam sadar akan kecepatan dan kekuatan Kakashi dan Minato. “Apa kau lupa kalau aku adalah pengumpul informasi bagi Akatsuki? Aku tahu betul kekuatan mereka.” ucapnya.

Naruto bahasa indonesia Chapter 659

Di sisi Madara, “Kelihatannya butuh waktu lebih untuk bisa mendapatkan kembali mata kiriku.” ucapnya. “Yah, dan sepertinya kita juga butuh waktu di sini.” ucap Zetsu putih.

“Jangan samakan aku dengan orang-orang yang butuh bertahun-tahun hanya untung mendapatkan hewan-hewan itu.” ucap Madara.

“Kau meneteskan darah..” ucap Zetsu putih.

“Tahu kalau aku memiliki kekuatan penyembuh Hashirama membuatku kehilangan keanggunanku dalam bertarung. Aku akan mencoba untuk lebih berhati-hati lagi. Kalau aku menggunakan kekuatan penuh dari rinnegan, gaya bertarungku akan terlihat membaik. Lihat baik-baik.”

Madara melompat ke atas kepala Gedou Mazou. Lalu dari sana, ia mengeluarka sebuah jutsu dengan rinnegan kanannya, “Rinbo Hengoku!!!”

“Sepertinya dia akan melakukan sesuatu..” ucap para Bijuu.
“Hati-hati!!!”

“Uakhhh!!!” sesuatu tiba-tiba saja menyerang para bijuu. Ichibi, Nibi, semuanya, mereka semua entah bagaimana dijatuhkan oleh jutsu Madara. “Apa yang terjadi!?” Gaara tak mengerti. “Sial..” umpat Naruto dalam hati.

“Sekarang mereka sedikit lebih tenang..” Madara kembali bersiap untuk melancarkan jutsu berikutnya. Sat!! sembilan rantai lalu muncul dari mulut Gedou Mazou. Rantai-rantai itu mengikat leher para Bijuu, lalu menarik mereka.

“Pertama-tama, aku akan mengeluarkan Hachibi dan Kyuubi dari tubuh jinchuriki mereka!!” ucap Madara. – See more at: http://narutoterbaru.blogspot.com/2014/01/manga-naruto-659-versi-text-rinbo.html#sthash.UTZFm2Hw.dpuf

cerita naruto 657 – madara uciha kembali

Naruto 656
Kerut-kerut dan retakan khas Edo Tensei secara perlahan
menghilang dari wajah dan tubuh Madara Uchiha. Ia telah kembali,
kembali sebagai sosok yang bukan mayat hidup lagi, sosok segar
dengar aura yang mengerikan.
Namun tak lama setelah ia hidup kembali, api hitam tiba-tiba saja
membakar tubuh Madara. Naruto beserta orang-orang lainnya
yang ada di sekitar sana kaget, tubuh Madara terus dilalap
Amaterasu Sasuke. “Jangan terlalu sombong dulu, relief dari
masa lalu..” ucap Sasuke.
Gambax
Namun meski begitu, Madara masih tampak tenang-tenang saja.
“Bagiku kau cuma kerikil..” ucapnya. “Harusnya aku yang
mengatakannya..” Madara memejamkan matanya dan secara
perlahan api hitam yang membungkus dirinya memudar..
Hashirama kaget, “Dia bisa menghisap ninjutsu!” pikirnya.

Naruto Chapter 657
Version by http://www.Beelzeta.com

“Kenapa dia menutup matanya??” Naruto tak mengerti. “Sasuke,
percuma saja menyerangnya dengan jutsu begitu saja!!” ucapnya.
Madara membuang jubahnya yang telah terbakar, “Apa maksud
semua ini?” Hashirama masih tak mengerti.
“Dua kekuatan yang bertentangan saling bekerja sama untuk
menciptakan semua benda yang ada di alam semesta ini..” ucap
Madara. “Hashirama, apa kau ingat apa yang kukatakan padamu
di depan monumen batu Uchiha? Dikatakan kalau dua kekuatan
yang berlawanan saling bekerja sama, kebahagiaan yang
sesungguhnya akan bisa ditemukan.. tapi, aku juga bilang kalau
ada penafsiran lain.. Bahwa orang yang memiliki kekuatan Uchiha
dan Senju akan bisa menemukan kebahagiaan yang
sesungguhnya.. bisa juga berarti begitu, kan?”
Dengan dibuangnya jubah yang ia kenakan, kini tubuh Madara tak
tertutup oleh apapun, dan tampak sesuatu seperti wajah
Hashirama di dada kirinya.
“Hashirama..”
“Sepertinya kau telah merencanakan banyak hal setelah
meninggalkan desa..” ucap Hashirama.
“Tidak, ini adalah sesuatu yang dilakukan secara acak oleh rekan
orangku..” ucap Madara. “Kelihatannya ada orang lain yang
memiliki ide yang sama denganku..” lanjutnya.
“Tapi..” Madara menggigit pergelangan tangan kirinya, “Kembali
hidup memang sesuatu yang kurencanakan sejak awal..”
“Eh!??” Naruto dan yang lainnya kaget.
Madara merapal Jutsu, mengaktifkan efek batangan-batangan
hitam yang menancap di punggung Hashirama hingga
membuatnya tak bisa bergerak. “Sial, aku tak bisa bergerak..”
ucapnya.
Berbanding terbalik dengan Hashirama, kini Madara bisa bergerak
dengan bebas, dan bahkan begitu cepat. Naruto dan Sai dengan
mudah ia hempaskan, dan tak lama setelahnya ia melesat ke arah
Hashirama dan kemudian mencekiknya.
“Hal-hal tak berjalan sesuai perkiraanku, tapi tak apalah..”
Madara menghisap kekuatan Hashirama, dan secara perlahan
tampak goresan mode sennin pada wajah di dada kirinya. “Jadi ini
chakra senjutsu, ya? Hanya segini saja? Kalau begini akan sangat
mudah untuk mengendalikannya..” ucap Madara.
“!!!!” Sasuke tiba-tiba saja melesat dari belakang dan menyerang
dengan pedangnya. Madara mampu menghindar, namun Sasuke
terus saja menyerangnya. “Ini adalah kesempatan kita!! Dengan
begini akhirnya kami akan bisa membunuhmu dan mengirimu ke
neraka!!” ucapnya, masih sambil terus menebas.
“Ah!!” Naruto baru sadar.
“Ukhh..” hashirama masih tak mampu bergerak.
“Kau akan menyesal karena telah membuang mode Edo Tenseimu,
matilah!!”
Jlebbb!!! tusukan pedang Sasuke menembus lengan kanan
Madara. Namun meski begitu, Madara masih tenang-tenang saja,
dengan mata kiri yang masih terpejam. “Aku bisa merasakannya..
mangekyou sharinganmu adalah… koma yang lurus.. aku bisa
melihat kenapa kau bisa bergerak deengan bebas.. sampai
Rinneganku kembali, sepertinya aku harus mengambil matamu..”
Kembali ke sisi Obito, Minato, dan Kakashi..
“Apa yang telah kau lakukan!?”
“Madara..
dia… hidup kembali..” ucap Obito.
“Obito, kami sudah tidak membutuhkanmu lagi..” ucap Zetsu
hitam. “Sebentar lagi kau akan mati karena telah menggunakan
Rinne Tensei. Ini adalah tugas terakhirmu, aku akan mengambil
kembali mata kirimu..”
Shratttt!!!! Minato dan Kakashi tak membiarkannya begitu saja.
Minato menyerang Zetsu hitam, namun dengan cekatan Zetsu
hitam langsung menempel di tubuh Obito kembali. “Dia akan tetap
bertahan selama aku masih di tubuhnya..” ucap Zetsu hitam.
“Siapa kau? Kau bukan manusia, kan?” tanya Minato.
“Aku adalah tekad Madara.. aku akan menghabisi siapapun yang
menghalangi jalannya..”
“Zetsu hitam, kupikir kau sudah tertangkap..” ucap Kakashi.
“Kau dan Obito telah meremehkan rencana Madara, dan aku
juga..” ucap Zetsu hitam.
Flashback saat ia ditebas oleh choujuurou. “Aku.. tak bisa
bergerak.. bagaimana bisa dia mengubah bentuk pedangnya
secepat itu?” pikir Zetsu hitam. Namun tiba-tiba, ia mendapat
semacam telepati dari Madara. “Tak apa, pergilah ke tempat Obito
berada dan tunggu perintahku.. aku akan bermain sebentar
sebelum menuju ke sana.. aku ingin mengetes kekuatan hokage
ini..”
“Ya..” sahut Zetsu hitam dan diam-diam ia masuk ke tanah, lalu
menuju tempat Obito berada. Begitulah. Flashback berakhir.
“Sampai dia mati, aku akan menggunakan tubuh Obito untuk
melawan kalian.. Dia sudah tidak berguna, bergerak di belakang
Madara, setidaknya aku akan membuatnya berguna..”
Kembali ke sisi Madara, “Percuma juga kalau membunuhmu
sekarang..” ucapnya. “Bagaimana kalau kau bergabung
denganku? bagaimanapun kita adalah Uchiha terakhir..”
“Jangan salah paham, kau sudah mati..” ucap Sasuke.
“Oh yah, lagipula waktumu tidak banyak tersisa..” ucap Madara.
Naruto dan Sai datang menyerang dari kanan dan kiri Madara.
“Katon: Haijingakure no Jutsu!!” Madara meledakkan kobaran api
dan kemudian menghilang.
“Madara mampu mengembalikan kekuatannya yang dulu..” pikir
Hashirama. “Ini buruk.. targetnya berikutnya adalah…”
Madara muncul di hadapan para pasukan shinobi, dan tampak
luka akibat tusukan pedang Sasuke tadi secara perlahan mulai
pulih kembali.”Selanjutnya adalah kalian..” Madara menatap ke
arah para bijuu, “monster-monster..” ucapnya dan perburuan bijuu
pun dimulai.

Cerita Naruto 656 – perubahan

ahaya yang dipantulkan di matanya

Cerita Naruto 656
Obito: jalan Naruto ..
ini mungkin..
dari Atas naruto berteriak Disini ..
sementara Kakashi dan HHokage ke 4 masih memandangi obito
latar berganti kepada Hasirama yang sedang bertarung melawan uciha madara,
Hasirama : naga kayu ini menyerap chackramu, dengan begini ninjutsumu yang kau gunakan untuk menyerap chakramu akan sia-sia, dengan kata lain tidak bisa begerak, atau menggunakan ninjutsu penyerap
kemudian naruto melemparkan rasen suriken nya kepada phon raksasa itu tepat di daerah area madara
hasirama : Kau hebat sekali anak hokage (kepada naruto) saat tercipta celah aku akan menyegelnya
Ninja Aliansi: jika naruto melempar kesana berarti ada madara juga.
kemudian say membantu naruto untuk terbang bersama burung ciptaannya.
latar berganti pada Gara dan sukaku (biju ekor 1)
Gara : Shukaku aku ingin kau meminjamkan chakramu untuk menyegel madara
shukaku : maksudmu sabaku soutaisou? sabaku soutaisou adalah nama lain dari shukaku,
: wahahaha aku tidak terikat oleh jinchuriki manapun jadi kenapa aku harus mematuhimu
gara : aku tidak memerintahmu, aku hanya meminta bantuanmu, tapi tidak apa jika kau tidak mau membantu, aku bisa meminta bantuan pada yang lainnya.
shukaku : Naruto uzumaki, kau berteman baik denga bocah rubah itu gara?
gara : kita akan bicara lagi nanti jika kau tidak mau membantuku, aku pergi
shukaku : cara berbicaramu membuatku gelisah.. jika rubahnya bisa berubah 7 kali Rakunnya bisa berubah 8 kali (menurut pribahasa jepang, Rakun lebih hebat dari rubah), aku tidak akan kalah dari sirubah itu.
anggap saja aku menolak permintaan mu, sekarang aku memutuskan sesuai keinginanku, tolong tunjukan aku jalannya
gara : kesini
Cerita Naruto 656
serentak para biju pun sepakat akan membantu melawan madara karena mereka teringat akan kata-kata naruto untuk membantu mereka lepas dari belenggu Obito.
Son (biju) : jangan khawatir kami tidak akan melakukannya sembarangan kami akan membantu naruto
son bertanya kepada gara : apakah kau temannya Naruto
gara : yah Naruto adalah temanku yang pertama, terimakasih kalian ingin membantu.
madara terperangkap dengan serangan naruto dan Hasirama,
Hasirama : kita tidak bisa mengalahkannya dengan jutsu naruto saja, sekarang kita tunggu ninja penyegel
kembali kepada Hokage ke 4 dan kakashi yang sedang berdiri didepan tubuh obito yang tidak berdaya
Hokage ke 4 : Karena biju sudah diambil dari tubuhnya maka obito akan… (mungkin maksudnya akan Mati)
Kyubi :jinchuriki jyubi berbeda dengan yang lainnya, dia tidak akan mati walaupun bijunya sudah diambil, itu atena cangkang jyubi gado mazou masih ada. dia memiliki memiliki tingkat kehidupan yang tinggi
hokage ke 4 : apakah itu benar bagaimana kau mengetahuinya?
kyubie : lalu siapa yang bisa mengirim chakra juubi ke 9 tempat yang berbeda setelah membaginya menjadi 9
hokage ke 4 : Rikudo Senin
kyubie : tapi jika kau mengambil 9 biju sekaligu, dia akan sangat lemah dan tidak akan bisa bergerak selama beberapa waktu, itulah yang dialami rikudo
hokage ke 4 : baiklah aku sekarang mengerti
hokage ke 4 berbicara kembali dengan kakashi, “kakashi jangan khawatir dengannya (obito) kyubie didalam diriku sudah memberikan informasi
kakashi : aku mengerti, kemudian kakashi berbicara kepada Obito, “aku ingin kau memperbaiki setelah apa yang kau lakukan selama ini.tapi jika keadaanmu seperti ini sebaiknya kau tetap disini, sensei tolong awasi obito
hokage ke 4 : baiklah
kemudian obito mengangkat tangannya untuk membuat jutsu,hokage ke 4 bertanya: apa yang hendak kau lakukan?
Cerita Naruto 656
Obito: melakukan yang dilakukan oleh orang yang menghianati diriku selama ini
kakashi : jangan, jangan lakukan, kakashi mengingat apa yag dilakukan pain nagato saat terakhirnya.
obito : aku tidak pernah menyangka bahwa suatu hari aku akan melakukan hl yang sama,(membangunkan kembali orang yang ia bunuh)
GEDOU RINNE TENSEI NO JUTSU..
Kakashi : tapi jika kau gunakan jutsu itu kau akan mati
Hokage ke 4 : itu pasti jutsu yang harus ditukar dengan nyawa
Obito : sekarang aku mengerti alasan kenapa Nagato menghianatiku, persaan yang berhubung dengan yang lainnya bisa menjadi sangat kuat, Naruto dan nagato adalah murid jiraya bisa dibilang aku kalah oleh Jiraya, Sensei kepada Hokage ke 4, Jiraya adalah gurumu yang membesarkanmu sehingga kau menjadi Hokage, dan aku adalah muridmu yang menyerah menjadi seorang hokage dan menghentikan persaan yang menyatu. kurasa aku tidak pantas bertemu dengan rin dialam sana
kakashi : Apa kau tidak apa dengan jurus itu, apa kau akan tetap hidup dan membayar dosa-dosamu
Obito : Tidak akau tidak boleh membayar sesuatu yang sangat mudah
sesaat obito akan mengeluarkan jurusnya Jetsu Hitam yang dikendalikan madara menerkam tubuh obito, untuk bertukar.
Cerita Naruto 656
Uciha Madara : Saatnya menyerang balik
Hasirama : Berhenti membual madara
Uciha Madara : Naruto Aku berterimakasih padamu
Jetsu Hitam : Maaf Obito ini adalah tujuan utama hidupku
sementara tubuh obito dirasuki dengan tubuh jetsu hitam yang tersu memnuhi tubuhnya
Kakashi dan Hokage ke 4 : ada apa ini
namun Obito yang sedang dirasuki jetsu hitam tetap mengeluarkan jursunya, walau akhirnya dia tia tidak berhasil
naruto dan sai sedang mempersiapkan serangan kepada uciha madara
madara : akhirnya aku bisa bertarung dengan normal rasa dari tubuh yang asliyang telah berbahaya telah lahir kembali aku bisa merasakan darahku bergejolak dan kulitku menari dalam pertarungan. – See more at: http://www.prahman.com/2013/11/cerita-naruto-656-perubahan.html#sthash.cm9pgsui.dpuf

cerita naruto 654 – Aku uciha Obito

Naruto Chapter 654 – Aku adalah Obito Uchiha

Obito kembali melihat masa lalunya dulu, saat itu Kakashi dan guru Minato sedang menunggunya. “Gara-gara kamu lagi-lagi kita terlambat, Obito..” ucap Kakashi. “Ayo jalan, Obito..” ucap guru Minato. “Maaf, kami datang..” ucap Rin yang datang sambil mengajak Obito. Ternyata sapaan tadi bukan untuk dia, melainkan untuk Obito yang dulu. Sementara, yang menunggunya adalah orang-orang dari dunia ilusi. “Kau bisa mengisi lubang di hatimu sendirian..” “Kau tak butuh orang lain..” “Kemarilah..” ajak orang-orang dari dunia ilusi itu. “Kemarilah.. aku tak akan mengabaikanmu..” “Tunggu sebentar, Rin..” Obito kecil tiba-tiba saja menghentikan langkahnya, dan kemudian melihat ke arah Obito yang sekarang, Obito yang kelihatannya bimbang. “Sekarang Rin bahkan tak akan melihatmu, Obito Uchiha lah yang ingin ia lihat..” Obito kecil melangkah mendekati Obito yang sekarang dan kemudian mengulurkan tangannya, “Ayo kita akhiri ini.. aku
adalah.. Obito Uchiha!!” ucap anak itu, dan kemudian bayangan Obitopun lenyap, kembali ke ia dan Naruto, Naruto lah yang menggenggam tangannya. “Ayo cepat kemari, dasar..” “Jangan meremehkan..” Tampak semuanya masih terus berusaha, berjuang bersama-sama dengan sekuat tenaga untuk menarik chakra bijuu itu dari dalam tubuh Obito. “Jangan meremehkan.. kekuatan semua orang!!” Akhirnya mereka semua berhasil menarik chakra bijuu itu dari tubuh Obito. “Kita berhasil melakukannya!!” seru Naruto. “Kita melakukannya!! yeahh!!!” ucap yang lain, dan chakra-chakra itu pun kembali ke wadah mereka masing-masing. Sementara itu di sisi Obito, perlahan kulit Rikudounya terkelupas, kesadarannya mulai hilang, dan ia terjatuh menghantam tanah. “Apa aku.. kalah?”
Naruto dan Sasuke melepaskan gabungan kekuatan mereka, kembali ke mode biasa, sementara Obito kini terbaring sambil melihat ke arah bulan, bulan yang harusnya menutupi lubang itu. Di sana, Obito teringat kata-kata Kakashi waktu itu.. “Impian bahwa bulan akan menutupi lubang neraka ini.. Tak peduli berapa kalipun kau mencoba.. Khayalanmu itu tak akan bisa mengisi lubang di dalam hatimu.. Lubang di dalah hatimu adalah sesuatu yang hanya bisa diisi oleh orang lain..” Obito kini tak bisa berbuat apa-apa lagi selain melihat telapak tangan dirinya sendiri. “Rin..”
Bersambung ke Naruto Chapter 655
- See more at: http://www.prahman.com/2013/11/cerita-naruto-654-aku-adalah-obito.html#sthash.llyWhghe.dpuf

Cerita Neruto terbaru 646 – Pohon Dewa

Sebelumnya : Naruto Chapter 645

(Keluar sesosok monster besar besar dari punggung Obito)

Naruto/Minato: “??!”
Hashirama/Madara: “!??”

(Halaman terakhir)
Madara: :Apa dia hendak memulai Mugen Tsukyomi??”
Versi Teks Naruto Terbaru Chapter 646

(Juubi sepenuhnya muncul, perlahan ia memejamkan matanya untuk mempersiapkan sesuatu.)
SFX: Craakkk! Craakkk! Craaakkk!

(Dari perut Juubi, suatu benda berbentuk bola besar keluar)
Obito: “Mungkin, aku harus menghilangkan kekkai (penghalang Segi 6) ini untuk sementara”

(Luar biasa, pohon raksasa dengan sulur-sulur panjangnya keluar dari punuk Juubi itu.)
Minato/Naruto: “Uaaghh….. “

(Naruto dan Minato yang berada paling depan dan dekat dengan Obito sebelumnya sampai terkena sulur-sulur pohon raksasa tersebut)
Minato: (kaget) “[I... Ini..!!]“

(Sulur-sulur super besar itu terus memanjang sampai mengenai Pasukan Aliansi.)
Ninja Aaiansi: “Gwaaahhh….. Ahhhh..!!!”

(Terdengar teriakan dari beberapa shinobi yang terkena kemudian tercengkram oleh sulur-sulur dari pohon raksasa tersebut, meskipun mereka telah dibantu oleh chakra Naruto, hal itu tidak cukup membantu)

Ninja Aliansi: “..!??? Gwwahhahah…”

(Tapi mengejutkan, bukan hanya mencengkram dan melilit saja, sulur itu seperti menghisap chakra yang membuat Pasukan Aliansi menjadi kering dan mati)

Ninja Aliansi 1: (cemas, berlari) “Benda ini dapat menghisap chakra seseorang dengan cepat, cepat lari atau kita akan mati!!!”

Ninja Aliansi 2: (berlari ketakutan) “Seseorang, tolong kami!!!”

Ninja Aliansi 3: “Ba… Bagaimana mungkin ini bisa terjadi!? Target benda ini adalah kita, ini seperti tahu bahwa kita hidup!!”

(Mereka penuh dengan kecemasan beberapa orang shinobi dari Pasukan Aliansi sangat ketakutan)
Bee: (membawa Samehada) “Mengapa benda ini begitu banyak mengejarku!? Bakayaro Konoyaro!!!”

(Bee dikejar oleh sulur-sulur dari pohon raksasa yang dikeluarkan dari punuk Juubi. Hachibi yang melihat akan hal ini mengatakan sesuatu)
Hachibi: (dalam diri Bee) “Ini pohon dewa, bentuk terakhir dari Juubi, dia dapat merasakan bahwa kau memiliki chakra lebih dari orang lain”

(Beberapa saat kemudian, tampak pemandangan menyedihkan di medan perang, chakra Naruto yang berada pada pasukan Aliansi tidak ada gunanya, banyak mayat dengan keadaan kering tergeletak setelah dihisap oleh sulur-sulur Pohon Dewa tersebut)

(Madara yang bertarung asyik dengan Hashirama pun harus terganggu oleh munculnya Pohon Dewa itu. Hashirama melihat semua medan perang tertutup oleh sulur -sulur Pohon Dewa)
Hashirama: “Hmmm!! Apa ini”

(Sontak Madara menjawabnya dan sepertinya ia tahu akan sesuatu)
Madara: “Dulunya, chakra berasal dari pohon dewa ini” “Semua chakra ada disini, bahkan milikmu” tambahnya

Hashirama: (kaget) “Apa…..!!!”

Madara: “Orang-orang lebih dulu mencuri chakra dari Pohon Dewa, dia hanya berusaha untuk mendapatkannya kembali”

Hashirama: (bingung) “Sebenarnya apa maksud yang kau katakan”

Madara: “Jalan waktu secara bertahap hilang dari ingatan orang-orang tentang bagaimana dunia pada awalnya, apa kau tahu kenapa shinobi dilahirkan Hashirama!?”

Hashirama: (makin tidak mengerti) “…….!?”

Madara: “Dulu, saat orang-orang tidak tahu apapun tentang konsep Chakra, mereka masih berperang satu sama lain, Pohon Dewa tidak termasuk dari apapun itu, dan orang-orang memujanya seperti tiang suci. Suatu hari, ada buah muncul di Pohon Dewa itu, ini hanya terjadi seribu tahun sekali, aku tidak tahu apa arti sebenarnya dari itu tapi menurut tradisi orang-orang tidak seharusmya memegang buah itu”

Madara: “Saat itu seorang putri, untuk memenangkan perang mengambil dan memakan buah terlarang itu, namanya adalah Kaguya Ootsutsuki, karena itu Kaguya bisa menggapai kekuatan suci dan sukses menyelesaikan perang itu sendiri. Dia adalah manusia pertama yang menggunakan chakra, dan putra Kaguya sudah terlahir dengan chakra didalamnya”

Madara: “Namun, pohon Dewa itu marah padanya karena mencuri chakra dan mau mengambil chakranya kembali, itu adalah Juubi. Putra Kaguya mampu menghentikannya, namanya adalah Hagoromo Ootsutsuki, dia adalah leluhur shinobi, orang pertama yang membeberkan rahasia dari chakra serta ninjutsu. yang lebih dikenal dengan Rikudo Sennin”

(Tampak Hashirama terkejut dengan perkataan panjang Madara.)
Hashirama: “………. Bagaimana kau tahu akan hal itu!?”

Madara: “Itu sudah tertulis di Monumen Batu Klan Uchiha. Kau ingin aku menjelaskan apa yang terjadi setelahnya untuk orang itu, yang makan buah terlarang untuk menghentikan peperangan”

Hashirama: (terdiam) “……”

Madara: “Ya, tidak ada yang berubah, bahkan pertarungan menjadi lebih mengerikan, setelah mengetahui hal ini, aku merasa putus asa. Tidak ada mimpi yang nyata di dunia ini Hashirama!” (dengan tatapan mengerikan)

Madara: “Setelah mendapatkan buah dengan tangan mereka, orang dikutuk dan ditakdirkan untuk saling membenci bahkan lebih”

(Madara masih menjelaskan yang membuat Hashirama tampak tidak percaya)
Madara: “Jangan kau berpikir bahwa shinobi adalah simbol sempurna dari kebodohan ini, dalam hal ini satu-satunya jalan…”

(Hashirama menyela perkataan Madara)
Hashirama: “…adalah mempercayai kekuatan pohon dewa dan menggunakan genjutsu berskala besar”

(“Kau tidak dapat melihat apa yang ada di depan, mimpi itu ada di masa depan” ucap Hashirama sambil membayangkan Madara dulu.)
Hashirama: (teriak) “Apakah ini mimpi masa depan yang anda bicarakan” (melanjutkan pertarungannya)

Madara: “Yeahhh, tapi ini sedikit berbeda, saat kuncup bunga dari pohon dewa itu mekar, mata yang didalam bunga itu akan memantukan pada bulan diatasnya, dan Mugen Tsukuyomi akan sempurna, orang yang melakukan itu adalah aku”

(Sementara itu di tempat Naruto)
Naruto: “Uwahhhh!!!!”

(Ternyata Naruto juga terlilit, terperangkap, dan akan dihisap chakranya oleh pohon itu.)
Minato: “Naruto…!!!!”

(Minato teriak khawatir Minato, Tobirama cepat tanggap dengan langsung menyiapkan suatu jutsu)
Tobirama: “Suiton: Suidanha!!!”

(Tobirama menyerang sulu-sulur pohon itu.)
Tobirama: “Sial! mereka terlalu banyak [dan bisa mendeteksi Naruto, ini tidak berguna]“

Tobirama: “Yondaime… apa kau bisa melompat tepat dimana Naruto berada!??”

Minato: (berada disamping Tobirama) “Tidak mungkin!! Aku telah menggunakan Hiraishin tadi dan batang pohon ini telah menyerap semua chakraku..”

Tobrama: “Sial….” (mulai maju menuju Naruto)

Naruto: “Ufff…”

(Naruto mulai lemas setelah terlilit dan dihisap chakranya oleh Pohon Dewa itu, tapi tiba-tiba…)

SFX: Braakkkk!!
(Muncul Hiruzen Sarutobi sang Hokage Ketiga melepaskan lilitan yang ada di tubuh Naruto.)

Naruto: (Pucat, tanpa Bijuu Mode lagi) “[Kakek...]“

Hiruzen: “Maaf terlambat”

Tobirama: “Saru!!!!”

(Tobirama terkejut akan kehadiran mendadak Hiruzen, Hiruzenpun membawa Naruto kembali bersama Minato dan Tobirama)
Tobirama: “Bagus. kita akan lompat dari sini”

(Juugo melihat mayat-mayat serta sulur-sulur Pohon Dewa didepannya.)
Juugo: “Apa itu akhirnya berhenti”

SFX: Slap! Slap!
(Minato, Tobirama, Hiruzen serta Naruto kini telah mundur untuk sementara, mereka berada didekat Sasuke dkk)

Sasuke: (hanya terdiam melihat apa yang dilihat dihadapannya) “……”

Naruto: (geram, melirik sekitar) “!!”
(Naruto tampak sangat kesal melihat keadaan sekitar, banyak bayat kurus kering berserakan)
Ninja Aliansi: “Ini buruk… Kita sudah tamat!”

Sakura: (terbaring) “kuh”

Sai: (jongkok di samping Sakura) “…”

Katsuyu: “Sakura-san, apa kau baik-baik saja?”

(Trlihat Juga Bee yang memegang Samehada sedang memparhatikan dan melihat ke arah Pohon raksasa itu)
SFX: Jreennnggg!
(Diperlihatkan Obito berdiri Full Body)
Obito: “Diamlah disitu, segala penderitaan kalian akan segara berakhir…”

#Bunga dari keputusasaan sudah mekar, dan menghadap kebulan..!!