Cerita Naruto 575 – Tekad Batu

disclaimer : Masashi Kishimoto

Sasuke telah keluar dan menuju medan perang, sementara itu Suigetsu dan Juugo telah sampai di Markas Rahasia Orochimaru dan menemukan Gulungan Rahasia.
Disaat yang sama Karin tengah berusaha untuk kabur
Sementara itu medan peperanganTobi telah membuatnya terpukul mundur diambang kekalahan, berita kemenangan pun tersebar pada seluruh Shinobi
”Pertarungan Sengit Madara Vs Kelima Kage!”
Disaat Tobi mulai terpojok akan kekalahan,
Madara melawan para kage, masih berlangsung tegang..
Madara tengah menatap keatas, tampak bayangan gelap dan besar menutupinya…
Ternyata Sebuah Patung Batu raksasa yang di atasnya telah ada Oonoki tengah berusaha menyerah Madara…
”wuuussshhh!!’ ‘,tangan Patung Batu menghujam Madara,….
namun
dengan cepat Madara mencoba menghalau….
”Mokuton!…” Madara mulai merapal segel…
”jraaakkkk!!.. .”,tak lama sejumlah dahan keluar dari tanah..
”Kourin Kajukaii!!!!… …”…Graaakk k!!!!..”, Dahan raksasa dengan cepat tumbuh dan menghujam keatas..
”Graakkkkk!!!! …..”,pertumb uhan Pohon raksasa semakin meluas dan mendekati para Kage, dengancepat Raikage menggendong Oonoki berlari menghindar
”itu adalah teknik kakekku!….”, teriak Tsunade yang terperangah serangan Madara,
”benda itu mulai mendekat, apa yang harus kita lakukan??…”, sahutMei yang tengah terduduk sambil menerima penyembuhan dari Tsunade….
Dahan Raksasa mendekat
”Tuan Kazekage!!!…’ ‘,teriak Tsunade
”aku tau,!!..”,jawa b Gaara sambil mengendalikannl si pasirnya
”kruutuukkk kruttuuukkkk!!. ….”,sekejap Hutan yang ditumbuhibunga Raksasa telah tumbuh,
namun Gaara telah berhasil menyelamatkan para Kage dengan pasir melayang…
Para kage hanya bisa menatap heran
”apa itu barusan?..”,ce letuk Raikage
”Luas sekali jangkauannya, dia bisa membuat Hutan dengan cepat”,sahut Tsunade
Mei menyadari sesuatu, ”semuanya.. Hati hati dengan serbuk bunga itu ..jangan sampai terhirup!…”, teriak Mei
Disaat yang sama Dodai dan timnya tengah mengejar Muu
”tunggu keparat!!!..”, teriak Genma

sementara itu Kabuto masih mengendalikan Muu…
”hmm sekarang aku akan membuat Dongeng menjadi kenyataan… Orang orang mendengar kisah kekuatannya hanya menganggap dongeng seperti Rikudou Senin, tidak ada lagi Ninja yang setingkat dengan Hashirama Senju lagi, semua orang tau itu”,
”keparat, tak hanya bisa membuathutan, tapi bisa membuat hutan bunga raksasa”
tak berapa lama kemudian, Madara muncul kembali dengan Susano’o didepan Para Kage..
”Graaakkkk!!!! !”,batu batu berhamburan…
”jduummm jdummm jduumm!!!..”Ma dara menyerang para kage hingga terlempar dari pasir melayang yang di ciptakan Gaara
”kalian terlalu khawatir dengann bunga -bunga itu…”,kata Madara
”haha.. Bagaimana jadinya kalau aku tambahkan batu bara disana…”,uja rnya sambil melompat keudara
”jduumm!!!”,M adara dan Susano’onya mendarat di ujung batu besar diatas hutan
Madara dengan cepat merapal segel
”Katon Kouka Messhitsu!(Elem en Api : Teknik Api Penghancur Super)”
”Bwoooorrr!!!! !!….”Api besar menyambar para Kage yang terjatuh di tanah,
sementara itu Mei hendak menghalau dan mulai merepal teknik
”Suiton!…”. .uhh”..namun Mei sangat lemah.. Akhirnya Mei pun terjatuh ketanah, terkapar tak berdaya bersama para Kage lain
Oonoki yang terbaring di tanah mulai pesimis, dan teringat saat masih muda
”jadi ini akhir untukku?..”,pi kirnya
Oonoki ingat saat masih muda bersama Tsuchikage sebelumnya
”oosshh oshh..”,Oonoki nampak sedang membersihkan sesuatu
”hey!.. Yang kiri masih kotor!..”teria k Tsuchikage
”itu batu tak ternilai dari Iwagakure, kau harus memolesnya!.. Dengan gosokan yang kuat, adalah dasar untuk menyelesaikanny a”,teriak Tsuchikage sambil melayang dan memangku tangannya
”apa yang dia bicarakan..”,O onokimenggerutu masih memoles batu di tengah ruangan
”aku tdak mengerti bagaimana batu bisa menjadi simbol desa, bagaimanapun kau melihatnya tapi ini tetap batu.. Sesuatu seperti wajah Kage yang terukir digunung seperti Konoha sepertinya lebih bagus,..tapi Tuan Tsuchikage sangat pelit”,ujar Oonoki dengan ketus

======= SELESAI ======