Cerita Naruto 611 – Kedatangan

Hachibi menembak dengan sekuat tenaga, tepat di depan mata ekor sepuluh.

“Bagus, kenai dia!!” Seru Naruto. Akan tetapi nyatanya, serangan Bijuudama itu malah dengan mudah ditahan oleh Juubi. Mahluk raksasa berekor sepuluh itu dengan santainya menyentil bola itu dengan jari telunjuknya.

“Ada dua lalat di atas kita.” Ucap Madara.

Tak hanya menahan, sentilan tadi juga sekaligus mengarah kembali ke Hachibi, yang kemudian membuatnya terpetal, “Ukhh!” Hachibi kesakitan.

Setelah membalikan serangan Hachibi, selanjutnya Juubi menyerang menggunakan ekornya ke arah Naruto dan Kakashi. Tak mau gurunya terluka, Naruto mendorong Kakashi agar ia menjauh,

“Ekor Juubi? Naruto!!”

Deg …
Melihat apa yang Naruto lakukan, Obito teringat akan dirinya dulu, ketika saat itu ia mendorong Kakashi agar ia tak tertimpa reruntuhan batu. “Naruto benar-benar mirip denganku …”

“Uaghhhh!!!!!” Naruto berteriak kesakitan saat terkena hempasan ekor itu.

“Yeah, bagaimanapun kau masih muda sepertiku dulu.” Pikir Obito, “Tapi secara perlahan …”

“Gwaaaahh!!!!
Mafkan aku, Hattsan … Paman Bee …”

Boft! Naruto yang hanya bunshin itu menghilang.

“Kage Bunshin lagi?” Ucap Madara.

Hap, tangan Kyuubi menangkap tubuh Kakashi, bersamaan degan jatuhnya Hachibi di sebelah mereka. Dan secara tiba-tiba, chakra raksasa kyuubi menghilang.

“Uaghhh!!!” Mereka semua yang mulanya ada di atas Kyuubi terjatuh.

“Ups …” Ucap Kurama di dalam diri Naruto.
“Kurama!! Kenapa kau menghilang tiba-tiba di saat seperti ini!?” Bentak Naruto.

“Sekitar delapan menit, itulah batas waktuku!” jelas Kyuubi, “Untuk saat ini, aku akan mengumpulkan chakra dulu. Cobalah untuk mengulur waktu. Kau tak akan bisa menang melawannya tanpa chakraku.” Kyuubi mulai berkonsentrasi mengumpulkan chakra.

Sama seperti Kyuubi, Hachibi juga telah menghilang, kembali ke wujud Bee.

“Itu sakit kau tahu, bodoh!” Ucap Bee.
“Bee, aku akan istirahat untuk sementara waktu, aku sudah mencapai batasku.” Ucap Hachibi.

“Apa kau masih belum pulih?” Gai melihat keadaan kakashi yang tampak kelelahan.

“Menyerap dan mengembalikan sesuatu sebesar Hachibi benar-benar membuatku lelah, aku benar-benar kelelahan sekarang …” Pikir Kakashi.

“Kelihatannya Hachibi dan Kyuubi telah kehabisan chakra …” Ucap Obito.

Tak mau berdiam diri, Naruto tanpa bantuan Kyuubi mencoba untuk melawan. Ia bersiap untuk mengeluarkan Kage Bunshin.

“Kage Bunshin lagi? Meskipun kau menggunakan jutsu terlarang tingkat tinggi, kau hanya akan menggandakan ketidakmampuanmu.” Ucap Madara.

“Aku mampu!” Ucap Naruto.
“Hentikan itu, Naruto!” Ucap Kakashi, “Kage Bunhin percuma saja, itu hanya akan membagi chakramu. Kau bisa menggunakannya sebagai pengalihan, tapi mereka masih tak bisa menciptakan serangan akhirnya. Dan kalau sesuatu terjadi padamu, kita akan kalah dalam perang ini.” Ucap Kakashi.

“Kalian hanyalah orang-orang yang tidaki mematuhi perintah.” Ucap Madara.

“Huh? Tidak mematuhi?”

“Kau tidak mampu.” Ucap Madara lagi.
“Apa yang dia maksud adalah meskipun kau memperbanyak jumlahmu, itu percuma saja.” Ucap Obito, “Pada akhirnya, kau hanyalah shinobi yang tidak memiliki kekuatan. Suatu hari nanti, kau, tidak, tapi semua orang akan … Menjadi sepertiku.”

“Aku tak mau menjadi sepertimu!” Teriak Naruto.
“Berapa kali aku harus mengatakannya? Aku ingin menjadi Hokage!!”

“Jangan khawatir, semuanya akan berjalan lancar …
Tak akan ada ninjutsu di dunia ini yang dapat melampaui Mugen Tsukuyomi …
Janis, hancurlah bersamaan dengan dunia ini!”

Juubi menyiapkan sebuah bijuudama, kemudian menembaknnya dalam wujud laser raksasa. Serangan yang sungguh dahyat hingga bahkan mungkin membelah beberapa gunung.

Akan tetapi setelahnya, Obito merasakan ada sesuatu yang aneh, “Tsk …”

“Ini …” Naruto dan yang lainnya juga kaget.

Karena ternyata, serangan tadi sangat meleset dari target.
“Serangan Juubi meleset? Ada apa ini?”

“Kakashi! Gai! Maaf sudah menunggu!!!!”

Wooow, ternyata pasukan bantuan Aliansi Shinobi telah tiba.
“Naruto-kun! Apa kau baik-baik saja!?” Ucap Hinata khawatir.

“Mereka mampu menghancurkan shintenshin sempurna yang dibantu oleh Hyuuga hanya dalam dua detik!” Ucap Ino.
“Tapi kau masih mampu menggeser serangan sebesar itu, kau hebat!”

Ternyata melesetnya serangan tadi adalah ulah mereka.

“Hei!”

“Jangan bersikap sok hanya karena Hinata ada di sini, Naruto!” Ucap Kiba, yang datang bersama dengan yang lainnya, Shino, keluarganya dari klan Aburame. “Mushi Jamming no Jutsu!!” Klan Aburame menyerang dengan serangga mereka.

“Kirigakure no Jutsu!!!” Dilanjutkan dengan serangan pasukan berikutnya.

“Kami semua di sini, Naruto!”
“Bagus, mereka tak akan bisa merasakan kita dengan mudah sekarang!” Ucap Shikamaru.
“Bee-sama! Kau melakukannya lebih baik dari yang kuduga!”
“Bee-sama! Jadi lukamu tidak serius ya!” Ucap Omoi.

“Gai-sensei, apa kau habis menggunakan Hirudora!?” Tanya Lee.
“Maaf terlambat, Kapten kakashi!” Ucap Sai.

“Sakura-chan! Pertama-tama …”
“Aku tahu!” Sakura mengurus Kakashi.

Sementara itu di markas, sesuatu yang aneh terjadi pada wujud bola airnya. “Bola airnya berubah bentuk, ini berarti …” Shikaku memberi perintah, “Inoichi! Ao! Periksa situasnya!!”

Ternyata, seluruh tim telah terpusat di tempat itu, wow!

“Divisi satu telah sampai!”
“Divisi dua sampai!”
“Divisi tiga sampai!”
“Divisi empat, sampai!!”
“Divisi lima juga …”

“Tim medis juga sudah sampai!”
“Tim pelacak juga!”

“Sekarang kami bukan lagi shinobi yang tak mentaati perintah, kami adalah aliansi shinobi!!!
Apa kau pikir kau sudah bersembunyi dengan baik? Fuuton-Kazekiri no Jutsu!” Naruto hendak mengeluarkan sebuah jurus pamungkas, “Itu adalah sebuah jutsu yang luar bisa hebatnya, jutsu terkuat yang ada di dunia shinobi, dan itu bisa menang melawan Mugen Tsukutomi, camkan itu dalam otakmu!!”

Cerita Naruto 610 – Juubi

By : Masashi Kishimoto
Translate By : Beelzeta

“Itu!!!”
“Itu!!!!”

Semuanya kaget melihat Juubi yang akan segera bangkit, termasuk Gai yang kesadarannya sudah hampir menghilang.

Angin bersehmbus dengan begitu keras, menandai kebangkitan dari sang monster berekor sepuluh. “Ya, tidak salah lagi …” Ucap kyuubi, “Dia adalah, Juubi.”

Monster itu membuka matanya, kemudian berteriak hingga mengguncang udara sekitar sana.

Madara dan Obito telah berdiri dengan gagahnya di atas kepala sang monster. Sementara Naruto dkk, dengan tak kalah gagahnya mereka berdiri di depan Hachibi dan chakra Kyuubi, menatap dan akan saling berhadapan.

“Padahal chakra jahat dari Mazounya sudah menghilang …”
“Sial, mereka menipu kita.” Ucap Naruto dan Kakashi.

“Benda itu sama sekali tidak memiliki perasaan, jadi kau tak akan bisa merasakannya.” Ucap Kyuubi di dalam perut Naruto. “Ia sama dengan energi yang mengitari planet ini, seperti air yang kau rasakan, tanah, udara …”

“Begitu ya,” Naruto langsung duduk dan bersiap untuk merasakannya sama seperti saat ia akan menggunakan energi alam untuk sage mode, “kalau itu adalah energi alam, mari kita cek seberapa kuatnya.”

“Percuma saja, Naruto. Kekuatannya tak akan bisa kau ukur.” Ucap Kyuubi. Dan memang benar, Naruto bahkan tak mampu berkata banyak ketika ia merasakannya, “I-Ini, ini tidak lucu …” Ucap Naruto.

“Aku ingin menangkap mereka sebelum Juubi bangkit. Tapi ternyata mereka lebih baik dari dugaanku.” Ucap Madara.
“Aku ignin segera memulai ritual Mogen Tsukuyomi.” Ucap Obito.

“Akan butuh waktu untuk memanggil bulan dengan maha genjutsu itu. Yang harus kita lakukan sekarang adalah menghabisi mereka dengan kekuatan Mazou, iya kan?”

“Madara, sebenarnya kau hanya ingin mencoba kekuatan Juubi dulu kan?
Itulah kenapa, kau kekanak-kanakan.” Ucap Obito.

“Kau salah. Kekanak-kanakan adalah seseorang yang terburu-buru dan tak mampu menunggu.”

“Oarggghhhh!!!!!!” Juubi mengibaskan satu ekornya, dan itu benar-benar menyebabkan suatu kehancuran yang dahsyat.

“Hei hei, yakin nih kita akan bertarung melawan monster seperti itu?” Hachibi bersembunyi di balik tentacle-tentaclenya.

“Jangan pikir kau bisa terus bersembunyi di balik tentacle-tentaclemu hanya karena ketakutan.” Ucap Kyuubi. “Dan oh iya, cepat berikan aku si lelaki Gai itu! Aku akan segera menyembuhkannya.”

“Ini” Hachibi melempar tubuh Gai.

“Naruto dan kakashi juga!”

“Ya!” Mereka berduapun meloncat ke chakra Kyuubi itu.

“Dengar! Pertama-tama, pertama-tama jaga jarak dengan dia, dan lihat bagaimana pergerakannya!” Kyuubi memberi perintah, “Tergantung apa yang dia lakukan, kita akan menyerangnya sedekat yang kita bisa, seperti yang sudah aku katakan sebelumnya!!”

“Kyuubi, kau terdengar seperti seorang kapten.” Ucap Kakashi.

“Mau protes?”

“Tidak, aku malah senang.” Ucap Kakashi.

“Bicaranya kita lanjutkan saja nanti sampai kita menang, maju!!!!!”

Mereka menyerang. Namun belum apa-apa, dengan cepat Juubi balas menyerang dan membuat Kyuubi terpental.

“Dia benar-benar cepat!” Pikir Naruto.

Sementara itu, Kyuubi yang terjatuh kembali bangkit juga dengan cepat dan langsung bersiap untuk menembakkan bijuudama.

“Benar-benar tidak ada waktu untuk mengamati.” Pikir Kakashi.
“Ukkh …” Gai sudah sadar.

“Sekarang, Hatt-san!!!” Killer Bee memberi perintah pada Hachibi. Dan tak lama setelahnya, ia menembakan bijuudama secara bertubi-tubi. Ya, Kyuubi dan Hachibi menembakan bijuudama secara terus menerus ke arah Juubi.

Akan tetapi, itu sama sekali tak melukai monster itu.

“Kita bahkan tak perlu menghindarinya.” Ucap Madara.
“Aku ingin mempertahankan kekuatan Juubi sebisa mungkin.” Ucap Obito.

Di sisi lain, Juubi juga telah bersiap untuk melancarkan sebuah tembakan dari mulutnya.

“Ini …”
“Buruk!” Ucap Kyuubi dan Hachibi.

Batssss!!!!! Benar-benar tembakan yang besar dan dahsyat. Dan saat kepulan asap akibat serangan itu hilang, hanya tampak Kyuubi yang tersisa, sementara Hachibi sudah tak ada, hanya menyisakan ekornya saja. Ada apa? Apakah Hachibi lenyap akibat serangan tadi?

“Mereka benar-benar keras kepala.” Ucap Madara.

“Hei, Naruto, apa kau …”
“Jangan khawatir, guru alis tebal …”

“Kontrol yang bagus, Naruto!” Ucap Kyuubi.

Ternyata, bunshin Naruto bersama dengan Kakashi menggunakan kamui telah berhasil menuju ke dekat Juubi.

“Maaf atas ekornya, Kamui!!” Kakashi menghisap ekor yang tadi masih tersisa itu.

Dan kali ini, Hachibi benar-benar ditransfer sepenuhnya tepat di depan mata Juubi, dan ia tekah bersiap dengan bijuudama, “Akan aku tembakkan tepat di depan bola matamu!!!”

Bersambung ke Naruto Chapter 611

CERITA NARUTO 609 – SELESAI

Chapter yang luar biasa, Kyubi memberikan sedikit cakra nya kepada Kakashi.
Jyubi bangkit, lalu kemanakah Super Bijju Damma itu hilang, apakah dapat dengan mudah di lenyapkan oleh Jyubi ?
Kalau Jyubi sekuat itu akan kah Naruto dan Kyubi dapat mengimbanginnya ?

Naruto : ..!!

Guy : Disini jg sama..

guy terlihat sangat letih dan terluka parah.. tubuhnya terlilit Mokuton.. terlihat bee sangat kagum atas perjuangan guy dkk
Bee : Dia telah melakukan hal yg sangat hebat hingga mencapai batas kekuatannya.. Orang” di desa ini benar” suka berakting tangguh..

Bee mengerahkan chakranya.. mokuton yg mengikatnya berhasil dia hancurkan..

Bee : Pohon” si-alaaann…

Guy yg terlilit mokuton jg ikut terlepas, tp bee dgn sigap menangkapnya.

Guy : ouch..

Bee : Hati” Naruto, jurus ikatan Mokuton nya sama dgn milik (hokage) yg pertama.. dia bahkan dapat memblok kekuatan bijuu.. sama seperti kapten yamato

sementara pertarungan antara Naruto-Kakashi v Obito dilanjutkan..

Naruto : gunakan sharingan utk serangan raikiri mu..

Obito :…

Obito : gunakan sharingan utk serangan Raikiri..?? kau cukup baik menggunakan mata kirimu, kau bahkan memiliki MS jg..

Obito : tp qta lihat apakah kau dapat kembali lg dari dimensi kamui dgn kondisimu yg seperti ini..

Obito mengeluarkan mokuton dari tangan nya..

Naruto menyerang Obito, tp dahan kayu yg keluar dari tangan Obito mulai melilitnya..

Naruto :..!!

Naruto terlilit Mokuton, dan Obito mencoba utk menyentuh Kakashi, tp dgn mengejutkan Naruto menghantamkan kepalanya pada dahi Obito.. Obito terkejut dan terpental

Obito : ..!!

Naruto : inilah aku..!!

sementara itu, terlihat keretakan pada jutsu perisai (uchiha kaenjin) yg membungkus jyuubi

Bee : aku meninggalkan Obito padamu (Naruto).. biar aku yg menangani Jyuubi..

Naruto : hmm.. sekarang aku dapat melihatnya dgn jelas..

Obito : ..??

Naruto :.. semua penderitaan mu..

Obito :..

Obito : kau seharusnya mengatakan itu setelah melihat orang yg ada di sebelahmu itu (kakashi)

Naruto menoleh kearah kakashi, kondisi kakashi sangat memprihatinkan, ia terlihat kehabisan chakra..

Naruto : (dalam hati)Dia terlihat betul” kacau, sepertinya dia menggunakan sharingan terlalu berlebihan, (akan berbahaya) jika ia terserap (oleh Obito) sekali lagi.. aku harus melakukan sesuatu pd guru kakashi..

Kyubi : Naruto qta bertukar..

Kyubi : biarkan aku yg mencoba utk menangani ini..

Naruto :.. tapi..

Kyubi : ayo, bertukar sajalah..

Naruto dan kyubii bertukar tempat, kini kyuubi yg mengambil alih tubuh Naruto..

Kyubi : Hei Kakashi , pegang tanganku..

Kakashi : kau adalah..??

Kyuubi : sudah.. berikan saja tanganmu..

Obito menyerang Kakashi n kyuubi, kyuubi dgn cepat memegang tangan Kakashi

Kakashi : ..??

Kyuubi memegang kakashi sambil melemparkan tubuh kakashi pada Obito, tp Obito menyerapnya

Naruto sangat terkejut tp wajahnya terlihat sangat konyol

Naruto : waa..kyuubi apa yg telah kau lakukan..??

Kyuubi : Nah sekarang kau dapat bertarung tanpa keraguan lagi..

Obito kembali menyerang, tp naruto mencoba meninjunya dgn chakra kyuubi, tp sayang sekali serangannya hanya menembus tubuh Obito

Tp tiba” Obito mengeluarkan darah dr mulutnya..

Naruto : ..??

Rupanya saat menghindari serangan Naruto, sebagian tubuh Obito yg pindah dimensi menghampiri Kakashi yg tadi diserap oleh Obito, Kakashi meninju tubuh Obito yg berada di dimensi Kamui

Kakashi : sekarang qta sudah mengerti tipuan nya, jika qta berhati” qta dapat mengalahkannya..

Kakashi : sekali lagi.. (kakashi meninju tubuh Obito lg..)

Akhirnya Obito memindahkan separuh tubuhnya ke dimensi kamui sehingga tak lagi menjadi bulan”an tinju kakashi.

Kakashi : kondisimu terlihat kacau Obito..

Naruto terlihat masih kebingungan, kyuubi mencoba menjelaskan keadaan yg sebenarnya pada Naruto

Kyuubi : Kakashi yg melakukan nya dari dimensi yg lain, bedanya aku dgn mu ialah aku dapat mengeluarkan (memindahkan/memberikan) chakra pd orang lain..

Kyuubi : Nanti aku jelaskan detailnya..

Naruto : kapan kau memberikan nya (chakra) pada Kakashi..??

Kyuubi : saat aku memegangnya tadi

Kakashi yg sudah diberikan chakra kyuubi kembali lg dari dimensi kamui, rupanya chakranya sudah terisi kembali..

Naruto : guru kakashi..

Kyuubi : ucapkan terima kasih pada kyuubi..

Uchiha kaenjin yg menyelimuti jyuubi semakin retak..

Bee : Qta ledakkan sebelum dia terbebas.. siapkan (serangan) terbesar yg dapat kau lakukan

Naruto : ok.. qta sudah siap paman bee dan Hatt san

Naruto : tembakkk…

Hachibi n kyuubi menembakkan bijudama yg sangat besar.. kemudian terjadi ledakan yg sangat hebat.. semua terhempas terkena tekanan ledakan nya.

Naruto : chakra mazou lenyap..??

Bee : qta berhasil..

Kakashi : apakah ini telah berakhir..??

Naruto : horree..

Obito : Yeah.. (menjawab pertanyaan kakashi)

Obito : dunia ini (yg berakhir..)

Madara : oh..baguss..

Ternyata Jyuubi tidak hancur, dan dia sudah siap bertarung..

Cerita Naruto 608 – Keputusan Kakashi

Sebelumnya Obito mengaktifkan mata Mangekyou, Langsung Menyerang Kakashi dengan tembakan beberapa shuriken berukuran besar yang keluar dari mata kanannya. Untung saja, Kakashi sigap dan langsung mengeluarkan jutsu pertahanannya, “Doton : Doryuuheki!!” Sebuah dinding muncul dan serangan-serangan itu menancap di sana.

Untuk sesaat, Kakashi selamat. Namun kemudian, di luar dugaannya, Obito melesat menembus dinding itu dan langsung menyerang Kakashi,menusuk kakinya dengan kunai besar yang ia bawa sendiri. Dan kali ini, Kakashi tak mampu menghindar.

“Kenapa?” Kakashi bertanya, namun bukannya menjawab Obito malah balik memaki, “Kenapa kau tidak diam saja? Kau adalah sampah yang bisanya hanya bicara!”

Setelahnya Obito menghisap tubuh Kakashi, dan dengan sukses membawa lelaki berambut putih itu menuju alam dimensi Obito.

Kakashi terbaring di alam dimensi yang dipenuhi balok- balok besar itu. Dan disana, ia terbayang akan berbagai hal, berbagai ingatan. Mulai dari ingatan saat Obito berkata padanya kalau Taring Putih adalah pahlawan yang sesungguhnya, dan ketika ia berkata kalau shinobi yang melanggar aturan adalah sampah, namun shinobi yang tidak mempedulikan temannya adalah lebih buruk dari sampah. Saat itu Kakashi tertegun, dengan sikap Obito yang benar-benar kuat dan tegas …

Tapi kemudian, hal itu berubah, dan Kakashi teringat akan kata-kata Obito baru- baru ini yang berkata kalau ia berubah karena Kakashi membiarkan Rin mati.

“Kau benar, aku memang sampah” Ucap Kakashi dalam hati. “Tapi Obito … Selama ini …”

“Kamui” Kakashi memindahkan dirinya sendiri menggunakan jutsu ruang dan waktunya.

“Kau telah menjadi seorang pahlawan untukku … Kenapa …”

[scan beralih di tempat lain, di medan pertempuran, Naruto vs Madara ]

“Sial!!!!!” Naruto dan aura Kyuubinya terjerat oleh naga kayu Madara. Dan tak hanya menjerat begitu saja, monster kayu itu bahkan menghisap chakra Kyuubi secara perlahan.

“Kayu sialan itu!! Dia menghisap chakra Kyuubi!!!” Ucap Gai. Dan kemudian tak hanya Kyuubi, Hachibipun mulau menjadi sasaran kayu itu. “Sial!!” Ucap Naruto.

[Kembali ke sisi Kakashi, ia telah keluar dari dunia dimensi Obito menggunakan kamuinya.]

“Mata yang sama … Seperti dugaanku, kau kembali” Ucap Obito.

“Obito, kenapa kau melakukannya?” Kakashi kembali bertanya. “Apa ini, memang benar ada hubungannya dengan Rin?”

Obito bukannya menjawab malah semakin kesal dan langsung melesat, menendang wajah Kakashi dengan siku kakinya.

kakashi tak melawan, dan terus terbayang akan Obito yang dulu. Sementara Obito, ia terus menyerang. sampai puncaknya ia bahkan menebas tubuh kakashi dengan dua kunai besar yang ada di tangannya.

“Guahhh!!!!” Tubuh Kakashi membentuk luka silang dan memuncratkan darah. “Sudah ku bilang kan untuk diam saja, sampah … Matilah” Ucap Obito.

“Aku tak bisa menepati janjiku. Memang benar, aku adalah sampah” Ucap Kakashi, masih belum mau melawan.

“Tapi, kau adalah salah satu pahlawan Konoha … Kau tak boleh menjadi sampah sepertiku …”

Sejenak Obito terdiam, kemudian ia malah tertawa kecil. “Heheh, inilah kenyataan … Kedua yang memberi dan yang diberi, semua shinobi yang mampu bertahan hidup di dunia ini adalah sampah. Kita berdua adalah contohnya, Kakashi

“Guru kakashi …” Dari kejauhan Naruto tampak khawatir.

“Gh, aku tak bisa bergerak” Hachibi telah benar-benar dijerat oleh kayu ciptaan Madara.

“Ini juga merupakan hambatan bagimu, kan? Dunia ini akan segera berakhir” Ucap Madara. “Untukmu dan aku untuk bisa bersenang-senang, pertama- tama aku harus merapikan medan perang ini” Ia kemudian mengeluarkan Susano’o dan bersiap untuk menyerang hachibi. Di sisi lain, Obito telah bersiap untuk mengakhiri Kakashi dengan shuriken besarnya, “Tak ada yang bisa menyelamatkan diri dari siklus yang terus menciptakan sampah ini, itulah kenapa aku akan membangun kembali Dunia!”

Sementara itu, Naruto … “Kalian benar-benar membuatku kesal, aku bahkan tak tahu bagaimana harus mengungkapkannya. Jadi, aku hanya akan memberitahu kalian kalau …”

Tombak Susano’o Madara dan Shuriken Obito menyerang masing-masing targetnya. Akan tetapi, dengan cepat tangan Kyuubi, Naruto dan bunshinnya menghentikan serangan itu.

“Aku bukanlah sampah! Dan aku tak akan menjadi sampah!!” Ucap Naruto. “Aku tak akan … Membiarkan kalian … Aku tak akan membiarkan kalian membunuh temanku!!”

Kakashi teringat sesuatu, ingatan kalau dulu ia juga pernah mengatakan hal yang sama, “Aku tak akan pernah membiarkan siapapun membunuh temanku”

“Maaf, Naruto …” Kakashi mulai bangkit. “Akulah yang mengajarimu kata-kata Obito, tapi aku sendirilah yang melanggarnya …”

“Hirudora!!!!!” Gai menyerang Susano’o Madara. Sementara Kakashi, ia menyerang Obito menggunakan Raikiri.

“Obito … Apa yang kau tinggalkan padaku di masa lalu masih ada disini …
Apa yang bisa aku lakukan sekarang adalah melindungi Naruto!” Bersambung ke

Cerita Naruto 607 – Aku tak Peduli

Lanjut dari Cerita Naruto Chapter 606 obito bersama dengan Zetsu pergi menemui Nagato. Dan Nagato bertanya kepada Obito siapa kau?, Obito memperkenalkan dirinya sebagai Uchiha Madara. Tentu saja, hal ini membuat Nagato kaget, dan tak percaya karena Semua orang tahu bahwa bahwa Uciha Madara sudah mati,
“Madara?”

“Uhm, kalau kau menggunakan nama Uchiha Madara, kau pasti seorang kriminal atau hanya orang yang bodoh” Ucap Yahiko, dan kemudian bertanya, “Kenapa kau menemui kami?”
Rinnegan” Ucap Tobi.
“Misi dari organisasi kami adalah untuk mengarahkan dengan benar orang yang telah membangunkannya”

“Apa kau tahu mengenai mataku?” Nagato bertanya.

“Kau adalah reinkarnasi dari enam jalan petapa, yang bermimpi untuk menstabilkan Dunia ini. Desa di Negara yang besar bersinar, sementara desa kalian, yang ada di Negara kecil, mati di dalam bayangannya. Itulah alasan kenapa kau membangkitkannya. Dimana ada cahaya, disana juga ada kegelapan. Selama ada yang menang, pasti ada juga yang kalah. Keegoisan yang menginginkan perdamaian malah akan menyebabkan peperangan, dan kebencian terlahir untuk melindungi kasih sayang. Itu semua adalah hubungan yang tak akan bisa berubah. Setidaknya dengan cara normal. Tapi, ada kemungkinan untuk menciptakan Dunia yang hanya terdiri dari pemenang, yang hanya dari kedamaian, kasih sayang. Kalau kita bekerja sama, kita akan menemukan caranya … Ketika kau mampu menguasai kekuatan sesungguhnya dari Rinnegan, Duniamu akan selesai. Kemarilah …”

“…” Nagato terdiam. Akan tetapi Yahiko, dengan tegas ia menolaknya …

“Kami tak bisa melakukan itu. Apa kau berniat untuk memanfaatkan kami? Apa yang kau katakan terdengar terlalu bagus. Dengan mengetahui penderitaan seseorang, dan berbagi air mata yang sama, kita bisa semakin dekat dengan Dunia nyata”

“Air mata yang sama …
Apa yang kau maksud adalah balas dendam?” Obito bertanya.

“Bukan, bukan itu” Ucap Yahiko. “Yang aku maksud adalah untuk saling mengerti satu sama lain”

“Perkataanmu hanyalah pemanis, yang mustahil akan terjadi di Dunia ini”

“Cih, ayo pergi Konan, Nagato” Ajak Yahiko.
“Kita tak bisa mempercayai mereka. Jangan dekat-dekat dengan kami lagi” Ucapnya.

“Aku akan datang kemari setiap hari di waktu yang sama” Ucap Obito ke Nagato.
“Suatu hari nanti, kau juga akan menyadarinya.

“Meskipun kau mungkin tak akan menyadari rencanaku …”

Waktu berlalu, dan kini Obito dengan menggunakan topeng yang ia gunakan saat peristiwa penyerangan Konoha, telah berada di desa Konoha. Dari atas gedung, ia mengamati sekitar …

Dan, di makam Konoha, tampak Kakashi sedang berdiri di depan pemakaman Rin.

“Ini … Sebenarnya ini adalah informasi yang sangat rahasia. Tapi …
putra Minato sensei akan segera lahir. Generasi yang tak akan mengenal perang. Kalau saja kita juga terlahir nanti. Aku harus memberitahu ini pada Obito juga, aku pergi … Rin”

Kakashi pergi. Dan setelah ia pergi, Obito mendekat ke pemakaman Rin. Kemudian …

“Kuchiyose no Jutsu” Obito mensummon Kyuubi.

Cerita selanjutnya diikuti olh cerita-cerita sebelumnya. Saat ia berhadapan dengan Hokage keempat, Kyuubi mengamuk, mereka bertarung, dll …

“Aku tak peduli lagi mengenai itu”

Flashback berakhir. Wow, benar-benar berakhir dan kali ini kembali ke medan perang …

“Apa-apaan, aku adalah putra dari Hokage keempat!!!! Aku tak akan terjatuh ke dalam bujukanmu” Ucap Naruto, yang sekarang telah berhadapan dengan Uchiha Madara.

“Begitu ya …
Aku mencoba untuk memberi sedikit toleransi karena kau adalah jinchuriki yang asli. Tapi dalam hal ini, aku tak akan menahan diri”

Madara mengeluarkan suatu jutsu, sebuah jutsu berbentuk naga kayu raksasa.

“Ini adalah kayu naga Hashirama, yang di masa lalu menyegel Kyuubiku” Ucap Madara.

“Madara benar-benar kuat …” Ucap Hachibi.

“Itulah kenapa, ukhh …” Gai terlihat terluka, cukup parah.
“Percuma bertarung melawannya”

“Aku tak akan menahan diri melawan mayat hidup!!!!” Teriak Naruto, tak mau menyerah begitu saja. “Bagaimanapun kau sudah mati!!!”

Pertarungan yang hebat antara naga kayu hashirama dan Kyuubi Narutopun berlangsung. Di sisi lain, Obito masih berhadapan dengan Kakashi …

“Kenapa? Kenapa kau mengikuti seseorang seperti Madara?” Kakashi bertanya.

“Tak ada yang perlu aku beritahukan padamu” Ucap Obito.
“Satu-satunya hal yang harus aku lakukan adalah, untuk menyelesaikan pertarungan final kita”

=======> Lanjut Cerita Naruto Chapter 608 <=======

Naruto Chapter 552 – Syarat Khusus Menjadi Hokage

Prediksi minggu kemarin setelah pertempuan hebat antara Naruto, Hitachi, Biee Vs Nagato yang berakhir dengan kekalahan Nagato, Mungkinkah Hitachi dan Nagato akan dicabut dari pengaruh Edo Tensei nya oleh kabuto? berarti dia jadi mayat lagi donk,,

nah hari ini terbitlah Naruto Chapter 552, silahkan dibaca jangan lupa komentarnya ya..?

Diawali dengan Nagato yang berhasil di seal dengan PedangTotsuka Itachi, hal ini membuat Kabuto marah dan membuatnya untuk mengeluarkan kartu utama atau senjata utamanya. Siapakah dia? Mari kita nantikan di Naruto 553atau chapter2 berikutnya.

Naruto 552 - Itachi menghentikan Edo Tensei KabutoItachi menghentikan Edo Tensei Kabuto

Sebelum Nagato benar2 terseal, Nagato sempat mengucapkan kata perpisahan kepada Itachi, Killer Beedan Naruto. Kemudian Narutomengatakan kalau membenci Edo Tensei yang digunakan Kabuto karena itu memaksa seseorang untuk bertarung dengan oranglain bahkan tanpa dia meminta untuk bertarung dengannya. Kemudian Itachi menjawab, saya akan menghentikan Edo Tensei dan meminta Naruto untuk menghentikan Madara.

Bahkan Para Shinobi kesulitan untuk menghentikannya, mereka hanya bisa nge Seal (mengurungnya), kemudian Itachi mengatakan “Seperti yang saya katakan sebelumnya kalau setiap Jutsu pasti ada titik lemahnya”. Kemudian Naruto menjawab “Saya akan menghentikannya, saya telah mengatakan sebelumnya serahkan sisanya padaku” dan menggunakan Kage Bunshin No Jutsunya. Ternyata hasil Kage Bunshin No Jutsunyanaruto menguras tenaganya, sehinggaNaruto kembali normal. Killer Beememinta Naruto untuk tidak menggunakan Kage Bunshin No Jutsu lagi untuk menghemat cakra.

Itachi menimpali

“Jangan semua kau coba lakukan sendiri, saya mempunyai rencana dengan Edo Tensei”

Naruto tetap keras kepala kalau dia sudah membuat kesepakatan dengan dirinya bahwa akan melakukannya sendiri itu adalah tugasnya.

Kemudian Itachi mengatakan

“Kau telah tumbuh semakin kuat dan hebat tapi kamu melupakan sesuatu yang sangat penting Naruto

Hal itu membuat Naruto kaget. Kemudian Itachi mengatakan

“Dengar dan ingatlah, semua penduduk Konoha yang membencimu mulai percaya kepadamu karena kamu bekerja keras dan ingin mereka menganggapmu ada, dan kamu mengatakan terima kasih semua saya bisa sampai sejauh ini.

Dan sekarang ketika kamu menjadi Lebih Kuat dan Hebat, kamu mulai sombong/bergaya dan arogan bahwa semua bisa kalu lakukan sendiri, kau mulai tidak mengaggap tenaga2 orang lain dan hanya menggunakan egomu dalam bertindak, kalau kamu seperti ini terus… suatu saat nanti kamu hanya akan menjadi seperti Madara.

Seberapa kuatnya dirimu, jangan pernah mencoba untuk melakukannya sendirian dan menanggung beban itu sendirian karena kegagalan yang akan kamu peroleh nantinya. Ayahmu Minato menjadi Hokage karena dia memiliki Kushina dan orang2 yang mendukungnya. Mimpimu sama dengan ayahmu kan? Kalau begitu ingatlah Ini bukanlah kamu menjadi Hokage dan orang akan mulai respek padamu, tapi ini satu hal yang penting untuk menjadi Hokage yaitu Jangan lupakan Teman temanmu”.

Kemudian Killer Bee menimpali kalau dia telah berjanji kepada Iruka kalau akan selalu melindungi Naruto dan tak akan membiarkan pergi sendirian. Naruto teringat2 kata Bahwa tidak seharusnya kamu tanggung beban ini sendirian.

Naruto 552 - Jangan Lupakan TemanmuNaruto 552 – Jangan Lupakan Temanmu

Kemudian Naruto menjawab

“Kau benar Itachi, saya terlalu terobsesi, bahwa saya harus melakukan sesuatu”

Tiba tiba Gagak dengan mata Shisui mulai terbakar oleh Api Hitam (sepertinya Itachi dengan sengaja menghancurkan  Mata Shisui) dan Naruto bertanya “Kenapa kamu bakar?”

Itachi menjawab

“Mata Shisui tidak bisa diaktikan dalam waktu 10th, Jadi saat ini tidak bisa digunakan untuk melawan Sasuke. Selain itu kamu mempunyai hal yang lebih baik dibanding feelings dari mata Shisui ini yaitu kemauan untuk merangkul seseorang kembali. Sekarang kamu bisa menghentikan Sasuke tanpa menggunakan Mata Shisui ini”.

Kemudian Naruto menimpali

“Kamu bisa bertemu Sasuke sekarang, kamu bisa…”

Itachi menjawab

“Tidak, saya telah mencoba melakukan semuanya sendiri dan kegagalan yang kudapatkan. Sekarang saya akan membiarkanmu melakukannya sebagai seorang teman dari Sasuke”

Killer Bee menimpali

“Kau tidak hanya kuat Itachi”

Itachi menjawab

“Killer Bee, jaga Naruto…”

Killer Bee

“Tentu…”

Kemudian Itachi pergi menghilang dan Naruto dan Killer Bee bersiap berangkat ke Medan pertempuran….

Cerita Naruto Manga 552 berlanjut… dipeperangan para Kage dengan para jagoan2 tempo dulu yang dibangkitan Kabuto. Musuh2 itu mengatakan kalau tidak ada gunanya menyerangnya terus2an karena mereka hanyalah fatamorgana. Paraa Shinobi kesulitan untuk menghentikan para jagoan2 ini. Para Jagoan yang sebelumnya juga menjadi Kage ini membuat para Kage yang sekarnag masih hidup kesulitan menghentikannya. Diakhir Naruto 552 tiba tiba Rasengan muncul, apakah ini Naruto? Apakah Naruto dan Killer Bee akhirnya tiba dimedan pertempuran? Saksikan di Naruto Manga 553 minggu depan hanya disini

Copy  : http://nurudin.jauhari.net

Naruto Chapter 550 – Koto Amatsukami

Naruto Bagian 550 bahasa Indonesia diawali dengan keluarnya Gagak dari Mulut Naruto yang sudah direncakan oleh Itachi, hal ini membuat killer bee dan Nagato heran. Kemudian Naruto ingat dipertemuan terakhirnya dengan Itachi dimana Itachi sempat bertanya apa yang akan kau lakukan jika Sasuke akan menyerang Konoha, Naruto menjawab bahwa ia akan menghentikannya. Termasuk membunuh Sasuke? Naruto menjawab saya akan menyelamatkan Desa tanpa membunuh Sasuke.

Kemudian pada pertemua terakhir itu, Itachi memberikan beberapa kekuatannya kepada Naruto. Nagato memberitahukan kepada Naruto kalau Itachi akan menggunakan Amaterasu disaat yang bersamaan Nagato menggunakan Shinra Tensei untuk menghindar dari serangan Killer Bee kepada Itachi. Dilain sisi Kabuto juga heran dengan pertarungan yang terjadi. Ternyata dugaan jutsu yang dilakukan Itachi adalah Amaterasu salah, karena Jutsu yang barusan dilakukan itachi adalah membangkitkan Mata Sharingan dari burung Gagak yang ternyata adalah mata Sharingan Sinshui.

 Naruto Chapter 550 – Protect Konoha

Akhirnya Gagak dengan mata sharingan Shinsui hinggap di pundak Naruto dan secara bersamaan Itachi melepaskan Amaterasu yang dengan bantuan Burung Gagak dengan Mata Sharingan Shinsui Naruto berhasul menghindarinya dan Amaterasu menyerang Hewan Summon dari Nagato dan bahkan menyerang Nagato juga. Sebelum Nagato terkena Amaterasu, Nagato sempat bertanya mengenai burung gagak yang diduga milik Itachi dan apa yang akan dilakukannya dengan Burung Gagak itu. Itachi senang dengan Burung Gagak Mata Sharingan bisa bekerja sesuai harapan dan kembali menggunakan Amaterasu untuk membakar tubuh Nagato.

Ternyata Genjutsu yang dilakukan Itachi berhasil membuatnya terlepas dari Kabuto yang terlalu meremehkan kekuatannya. Dengan Genjutsu tingkatan yang lebih tinggi dari Kabuto membuat Edo Tensei yang dilakukan Kabuto tidak berhasil. Genjutsu yang dilakukan oleh Itachi adalahPerintah Untuk Menyelamatkan Desa Konoha. Mengenai Gagak itu adalah Reaksi otomatis aktif ketika Itachi menggunakan Mangekyo Sharingan untuk jaga2. Itachi mengatakan kalau mata kiri burung gagak telah ditanamkan mata sharingan dari Uchicha Shisui Mangekyo Sharingan dengan Genjutsu andalannya Shisui (koto- amatsukami) Dengan Genjutsu itulah yang membuat Itachi terlepas dari kontrolan Kabuto.

Itachi juga mengatakan kalau Mangekyou Sharingan Shisui telah kembali ke Mata Sharingan Normal. Itachi mengatakan Kalau Shisui Sharingan dapat digunakan untuk mengontrol orang tanpa orang itu sadar kalau di Kontrol oleh Mata Sharingan Shisui dan Itachi telah menambahkan Lindungi Konaha sebagai bagian Genjutsu dari Shisui Sharingan diburung Gagak ini dan mempercayakan Burung ini kepada Naruto. Itachi juga tidak menyangka kalau Burung itu akan digunakan untuk melawan Itachi. Naruto juga bertanya bagaimana mata Shisui ini bisa Itachi dapatkan.

Pengorbanan Diri, Shinobi tanpa nama untuk melindungan kedamaian itulahShinobi Sejati, itu adalah apa yang Shisui katakan kepada Itachi

Shisui mempercayakan matanya kepada Itachi untuk melindungi Konoha dan tak menceritakan tentang Shisui kepada siapapun hingga Shisui mati secara misteri. Untuk menghindari konflik, Shisui membuat seoalah2 dia menghancurkan matanya sendiri dan menghilangkan jejaknya karena begitu berharganya Mata Sharingan Shisui ini. Itachi bertemu Shisui ketika mata nya tinggal 1 karena yang satu telah diambil oleh Danzo.

Ketika nanti Sasuke benar benar menyerang Konoha, Itachi berharap banyak banhwa Narutobisa menyadarkannya karena Itachi tahu kalau Sasuke telah dianggap saudara oleh Narutosehingga hanyalah Naruto yang bisa melakukannya ketika waktu itu tiba. Itachi juga sadar kalau Sasuke akan mengambil matanya untuk mendepatkan Eternal Mangekyo Sharingan (Mata Mangekyo Sharingan Abadi) Ketika masa itu tiba maka Mata Sharingan Shisui akan aktip kembali ketika Sasuke mengaktifkan Mangekyo Sharingan dengan mata Itachi dan secara bersamaan Mata Shisui akan memancarkan Koto Amatsukami untuk melindungi konoha. Itu baru rencana Itachi.

Killer Bee menyela, kenapa tidak menggunakan Mata Shisui ketika berhadapan dengan Sasuke, dan Itachi menjawab kalau belum bisa menggunakannya karena Mata Shisui hanya aktip setiap dekade. Seperti Cakra Senju Hashirama. Selain itu ada tujuan lain dengan kematian dirinya (Itachi) terhadap Sasuke.

Kemudian Naruto mengatakan kepada Itachi terima kasih atas kepercayaanya dan serahkan semuanya kepada Naruto, apa yang Itachi lakukan untuk desanya sudah lebih dari Cukup. Saya bersyukur adiknya memiliki teman sepertimu ucap Itachi. Dilain sisi Kabuto seperti punya rencana baru ketika mendengar Mata Shisui ini.

Nagato yang terkena Amaterasu tiba tiba menggunakan Shinra Tensi dan bagian2 tubunya mulai membentuk kembali dan Naroto langsung menyadarinya. Shinra Tensei mulai menyedot termasuk Killer Bee yang dengan gesit Siluman Ekor Sembilan menghantam Nagato dan Nagato menggunakan Preta Path yang membuat Cakra Killer Bee tersedot. Sedotan Cakra Killer Bee oleh Nagato membuat Nagato terlihat lebih muda sebelum akhirnya di selamatkanNaruto. Yang diluar dugaan Nagato menggunakan Human Path yang menarik cakra Naruto juga tersedo