Cerita Naruto 632 – Ledakan

Cerita Naruto 632 – Ledakan
(Tekad Naruto semakin menggebu setelah anggota timnya yang lama terpisah telah kembali)
Naruto: “Ayo maju, Sakura-chan, Sasuke!!”

Sasuke: “Ya!!”

Sasuke: “Yah!!”

Ino: “Bukankah ini terasa seperti nostalgia, Shikamaru?”

Shikamaru: “Yah, bagaimanapun kita harus mengalahkan musuh yang ada di depan kita, jadi mau bagaimana lagi. Meski kurasa aku belum bisa mengakuinya.”

Chouji: “Sudah lama sekali ya sejak kita semua bersama, aku jadi teringat dengan ujian Chuunin dulu.”

Kiba: “Aku akan menjadi Hokage!!”

(Tak ada yang menghiraukan Kiba)
Kiba: Hei hei, apa kalian mendengarkanku!??”

Shino: “Kiba, tak akan ada yang mendengarmu. Kau itu aneh, hentikan. Maknanya itu jauh lebih besar saat Sasuke yang mengatakannya.”

Hinata: “Ki-Kiba-kun, aku mendengarkanmu.. Kita semua ingin menjadi Hokage.”

Naruto: “Yaah, ayo tunjukkan kekuatan kita pada mereka!!”

(Sembilan shinobi dari angkatan genin yang sama telah siap dan akan segera menunjukkan kekuatan mereka.)

(Dari kejauhan, Juugo melihat ke arah Sasuke.)
Juugo: “[Sasuke… apa yang sedang kau pikirkan sekarang?]”

Naruto: “Yosshh!!!!”

(Naruto memberi aba-aba untuk maju. Namun….)
Hashirama: “Tunggu sebentar!!”

Shinobi Aliansi: “Itu lagi??”

(Para shinobi tampak khawatir melihat Juubi mengeluarkan bijuudama raksasa seperti sebelumnya lagi.)
Minato: “Pendahulu, ayo bersiap!!”

Hiruzen: “Aku tahu!”

Tobirama: “Ayo kita lihat…”

(Booombb!!! Juubi melesatkan tembakkan itu. Namun, tembakkannya tertahan oleh kurungan yang menahannya hingga kemudian meledak di dalam, menciptakan ledakkan yang kemudian terlepas ke atas karena saking kuatnya kurungan yang menahannya.)
Mifune: “Juubi sialan… rasakan itu!!”

Samurai Lain: “Kurungan yang sungguh kuat… bahkan bisa menahan serangan seperti itu..”

Hashirama: “Ini bukanlah kurungan yang bisa dibuat dengan mudah.” ucap Hokage pertama.

Naruto: “W-wow!! (kagum) Hokage pertama dan yang lainnya benar-benar hebat!!”

Sasuke: “Sepertinya kemampuan mereka bukan sekedar omongan semata..”

(Hashirama kemudian menggunakan bunshin kayu, menciptakan beberapa bayangan dirinya dan kemudian menyebar ke empat penjuru kurungan.)
Bunshin2 Hashirama: (Memerintahkan) “Aku akan membukakan jalan di keempat sudut kurungan supaya kalian para shinobi bisa masuk ke sana!! Ikuti aku!!”

(Tak hanya itu, Hashirama juga kemudian menciptakan segel Myoujinmon Fuutou, segel sejenis yang menahan kesepuluh ekor Juubi hanya saja ukurannya lebih besar untuk menahan kepala Juubi. Jadi, para shinobi nanti akan semakin mudah untuk menyerangnya.)Bunshin2 Hashirama: (Teriak) “Baik, ayo maju!!”

(Bunshin2 Hashirama tidak hanya memimpin pasukan menuju ke dalam kurungan, salah satu bunshin lainnya bergerak menuju ke tempat Madara, sebut saja Bunshin A Hashirama)
Bunshin A Hashirama: “Baik, sekarang aku bisa melawanmu. Maaf sudah membuatmu lama menunggu, Madara..”

Madara: “Tidak.. (duduk) Bunshin itu membosankan.. aku akan menunggu sampai yang asli keluar.”

(Tubuh asli Hashirama sama seperti keempat Hokage lainnya masih menahan segel kurungan empat sudut tersebut. Bunshin-bunshin Hashirama membuat lubang di sisi kurungan agar para shinobi bisa masuk, dan kemudian ia membimbing semuanya untuk menuju ke dalam.)

Naruto: “Jangan takut!!!”

(Naruto berseru pada shinobi-shinobi di belakangnya. Naruto berlari paling depan sekarang. Dan di hadapannya, tampak monster-monster kecil seukuran manusia yang tampaknya diciptakan oleh Juubi.)

(Naruto, Sasuke, dan yang lainnya menghadapi mereka, begitu juga dengan Sakura. Dan sambil bertarung, Sakura terus memikirkan hal tersebut.)
Sakura: [“Ya… saat ujian Chuunin, aku berpikir kalau aku adalah ninja yang hebat. Tapi, pada akhirnya aku selalu saja berjalan di belakang Sasuke dan Naruto. Mereka selalu bertarung, melindungiku… Aku benci hal itu. Aku kemudian memutuskan kalau suatu hari nanti akulah yang akan menujukkan punggungku pada mereka. Suatu saat nanti, kalian akan melihat punggungku. Saat itu aku berjanji seperti itu. Tapi, Sasuke-kun dan Naruto selalu saja berada di depanku, terus maju…”]

Sakura: [“Kemudian aku berpikir, pada akhirnya aku memang tak akan pernah meraih mereka. Mereka terlalu hebat, dan aku hanya bisa menyerah…”]

(Sakura kemudian teringat percakapannya dengan Tsunade dulu. “Ninja medis tak boleh mati!! Jadi mereka tak boleh pergi di depan yang lainnya..” ucap Sakura pada Tsunade waktu itu. Namun kemudian, Tsunade berkata, “Benar. Tapi, bukan berarti kau tak harus belajar bagaimana cara bertarung. Karena.. kau adalah muridku… Jadi kau akan mewarisi kekuatan Sannin.. dan… Sakura Haruno… kau juga merupakan murid dari Hokage kelima!!”)

(Sakura membuka mata dan kemudian tampak di dahinya tanda yang sama seperti tanda milik Tsunade.)

Sakura: “Sudah cukup… akhirnya sekarang aku bisa mengeluarkannya…”

(Sakura bersiap untuk memukul salah satu monster keluaran Juubi yang ada di hadapannya. Dan kemudian… Jbuaghhhh!!!!!!!! Sakura melesatkan pukulan yang begitu dahsyat hinga membuat tanah dan bebatuan di hadapannya muncrat ke udara.)

Naruto: “…” (kaget wal bengong kemudian memasang wajah takut)

Naruto: “Aku.. aku tak akan pernah membuat Sakura-chan marah lagi..”

Sasuke: (Senyum) “Heh…”

Hashirama: “Kekuatan monster apa itu tadi… Mungkin yang itu lebih dahsyat dari Tsunade.”

Shizune: [“Dia telah menyimpan chakranya di satu titik selama tiga tahun. Sesuatu yang benar-benar butuh pengendalian chakra yang tepat. Bahkan aku pun tak akan bisa menggunakan jutsu Hyakugou seperti itu..”]

Sakura: “Aku juga tak butuh menggunakannya untuk terlihat lebih muda.”

(Sakura kini ada di depan. Dan ketika menghadap ke belakang, Naruto dan Sasuke ternyata tak mau kalah. Naruto telah berada di mode bijuu dan bersiap dengan jutsunya)
Naruto: “Fuuton : Rasenshuriken!!”

Sasuke: “Enton : Kagutsuchi!!!”

Monster Juubi: “Gyaaaahhh!!!”

(Monster-monster kloning Juubi terbakar api hitam Sasuke)
Naruto: “Aku juga ada di sini, Sakura-chan!”

Sasuke: “Jangan mengahalngi jalanku, Naruto..”

Sakura: “Yah, kalau kalian sibuk bertarung, aku akan mengambil kursi Hokagenya..”

Naruto: “Eeh? Sakura-chan juga??”

(Naruto, Sasuke, dan Sakura kini saling memunggungi masing-masing.)
Sakura: “Kali ini kita bertiga akan saling memunggungi!!”

Sakura: [“Tsunade-sama, sepertinya akhirnya aku bisa menyusul mereka…”]

2 pemikiran pada “Cerita Naruto 632 – Ledakan

Kometarnya Ya disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s