Cerita Naruto Terbaru 645 – Dua Kekuatan

Sebelumnya : Naruto Chapter 644

Minato: “Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu… labih lama lagi.”

Naruto: (menjawab dengan tegas) “Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!” Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah… Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu…”

(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: “Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!”

Versi Teks Naruto Chapter 645
#Air matanya menetes melihat keberanian Naruto
(Minato meneteskan air mata, lalu mengusapnya)
Minato: [menatap Naruto] “[Perasaan ini… Seperti ber-nostalgia. Dalam situasi seberat apapun… Dia terlihat seperti bisa melakukan apapun. Benar sekali, perasaan ini sama seperti saat aku berada di samping Kushina… Begitulah…]”
(Terlihat mata Naruto mode Bijuu yang mulanya seperti biasa kini berubah layaknya Mode Bijuu, ya sama separti mata Kyuubi)
(Tak lama setelah itu, Naruto langsung maju dengan chakra Mode Bijuunya mulai terbentuk)
Naruto: (melompat) “Aku merasakan kekukatan yang terus tumbuh dari dalam diriku! Aku akan maju!!”
Minato/Sasuke/Juugo/Tobirama: “!!!”
Sasuke: (melihat dengan Sharingan) [“!!… Naruto menggunakan semua chakranya.”]

Tobirama: “Naruto, okelah kau bertingkah sok cool begitu, tapi apa kau tak ingat kalau kelemahannya hanya Senjutsu? Kuyakin kau tak sebodoh itu.”
(Naruto yang sudah sok maju dengan Chakra penuh, tiba-tiba berhenti dan mendarat di tanah)

Naruto: (muka konyol) “Oh, iya!”
Tobirama: (masih berdiri jauh di belakang Naruto) “Aku tahu… Kau itu “lebih bodoh” dari kakakku.”
Sasuke: [“Dia menggunakan Chakranya hanya untuk dibuag begitu saja”]
Minato: [“Oke, mungkin perasaan tadi tidak begitu mirip dengan perasaan saat disamping Kushina”
(Semantara itu dalam diri Naruto)
Yang-Kurama: (tertawa, memegang perutnya) “Hahahahhahhhh, kau sungguh mengejutkan semua mantan Hokage yang disana! Hanya dengan satu gerakan!”
Naruto: (menunjuk ke Yang-Kurama) “Diam kau, Kurama bodoh!”
Yang-Kurama: “Gahahaah, seperinya aku jadi ikut Idiot! Tapi tak apa, jangan kau khawatirkan masalah itu…”
Naruto: (kesal) “Aku sama sekali tak mengkhawatirkan kebodohanmu.”
Yang-Kurama: “Bukan itu maksudku…”
(Kurama melanjutkan perkataannya)
Yang-Kurama: “Kau mungkin bisa menggunakan Mode Sage seperti waktu itu… Maksudku begitu.”
Naruto: “Ehh???”
Yang Kurama: (sambil membayangkan saat pembicaraan Naruto dengan Nagato di pohon kertas Konan) “Dengarkan.. Mungkin kau sudah lupa, tapi… Saat kau bertemu dengan Nagato usai mengalahkan semua Pain… Saat itu, aku juga ikut marah saat mendengarkan perkataannya (Nagato), dan saat itu kau sedang ada dalam Mode Sage, karena kemarahan kita Chakraku keluar terlalu banyak… Maka dari itu chakraku waktu itu bergabung dengan Sage Mode-mu”
Naruto: (mendengarkan, tidak mudeng) “Hmmmm… Apa begitu kejadiannya??”

Naruto: (teringat sesuatu) “Ahhhhh!! Saat aku latihan Mode Sage… Kau menghalangi chakra katak tua dalam diriku!!”
Yang-Kurama: “Itu karena aku tak mau membagikan ruanganku dengan seekor katak! Selain itu aku tak suka saat kau menyerap Energi Alam sedangkan kau masih punya Chakraku!!”
Naruto: (menyentikan jarinya) “Dasar keras kepala!!”
Yang-Kurama: “Apa kau bilang! Maksudku dari tadi itu aku akan memperbolahkanmu untuk menggunakan Sage Mode bersamaan dengan menggunakan Chakraku!! Kau malah sekarang bilang aku Keras Kepala!!!???” (menunjuk Naruto)
Naruto: (muka menyindir) “Kau cuma sok tangguh…”
Yang-Kurama: “Heyy!! Kau juga tak ada bedanya!!”
Naruto: (senyum) “Tidak, lebih tepatnya sifatku sama denganmu”
Yang-Kurama: “Heh..”
(Scene beralih ke alam bawah sadar Minato)
Yin-Kurama: “Kau juga punya aku dalam dirimu, kau bisa membantunya.”
Minato: “Yeah.”
(Di alam nyata….)
Minato: (juga dalam Bijuu Mode) “Aku tahu itu…”
SFX: Tap!
(Minato sudah ebrada di samping Naruto, ia juga berubah menjadi Mode Bijuu sama seperti Naruto, hanya saja Chakranya lebih gelap)
Minato: “[Aku akan mempersiapkan Jurusku]”
SFX: Swirl!
Naruto: (memejamkan matanya, Tanda mode Sage dimatanya terlihat) “[Sekarang jadi lebih cepat menyerap energi Alam]”
Sasuke/Juugo: (Diselimuti chakra Kyuubi) “!?”
Tobirama: “…”
Naruto: “Bagus!!”
(Sekarang ditampilkan, Mata Sage Naruto bergabung dengan mata Kyuubi, sama seperti saat ia bercakap dengan Nagato dulu)

(Dua halaman dalam satu scene, tampak Bijuu Mode Naruto dan Minto berdiri bersampingan, lalu di tengah-tengahnya terdapat pusaran Rasengan dalam ukuran besar yang di buat oleh Bijuu Mode Minato)

Minato: “Naruto, tambahkan Senjutsu dalam Raengan itu!!”
Naruto: (melirik kesamping) “OK!! Paman Nidaime!!”
(Secepat kilat, Tobirama sudah berada di tengah-tengah kedua Bijuu Mode itu, ia memegangnya dengan kedua tangannya)
Yang-Kurama: “Lanjutkan saja, aku akan menahan serangannya dengan chakra kita”
(Memang terlihat Obito yang masih berada didalam Musekyoujin menyadari sesuatu, diperlihatkan tanda Hiraishin di punggungnya)
SFX: Sbam!!!
(Dengan sekajap Naruto dkk. sudah menghantam Obito dengan Rasengannya itu)
Minato/Naruto: “Rasengan!!”
(Namun terlihat Rasengan itu di tahan oleh tangan Juubi milik Obito)
Obito: “….”
(Dan setelah itu, Obito meneruskannya dengan menghalau serangan Naruto dkk dengan benda Hitamnya)
Naruto/Minato: “Uooooohhhhh!!!!”
(Naruto dan Minato terpental, terlihat kejadian itu dari jauh berada didalam kurungan Obito, meski Obito berhasil menghalaunya, Rasengan itu sempat meyentuh punggungnya, punggung Obito mengelurkan asap dan hanya luka sedikit)
Obito: (muka sebal) “….”
Yang-Kurama: “Benda hitam itu sangat kuat! Sialan! Dia melindungi dirinya!”
Tobirama: (berada di dalam chakra Bijuu Mode) “Dia membaca gerakan kita.. Kita tak bisa melakukannya hanya dengan Hiraishin.”
Naruto: “Kita harus menghancurkan benda hitam itu!”
Minato: “Bagaimana caranya?”
Naruto: (merapal sesuatu) “Baiklah.. Berikutnya… Aku akan menambahkan Senjutsu dalam Buijuudama ini!!”
(Naruto merapal Bijuudama besar dengan Mode Bijuunya)

Tobirama: “Ide yang bagus! [Kau mungkin bisa menjadi Hokage yang lebih baik dari kakak]”
Naruto: (menoleh kesamping) “Kurama yang satunya lagi juga harus membantu!”
Minato: “Tentu saja.. [sungguh]”
(Terlihat Naruto dengan Background Kushina)
Minato: “…terasa seperti bernostalgia!”
(Sementara itu Obito kembali terbang melayang)
Sasuke: “[… Menjdi seperti inikah Naruto? Dia bisa menggunakan Chakra ini dengan sempurna… Mengapa kau… Bisa sejauh ini?]” (mengepalkan tangannya)
Obito: “Sepertinya harus bertindak cepat…” (menempelkan kedua telapak tangannya di depan dada)
(Keluar sesosok monster besar besar dari punggung Obito)

Naruto/Minato: “??!”
Hashirama/Madara: “!??”
(Halaman terakhir)
Madara: :Apa dia hendak memulai Mugen Tsukyomi??”
SFX: Glub! Glub!
(Ternyata monster itu tak lain adalah Juubi yang keluar dari tubuh Obito)
#Mugen Tsukyoumi dimulai!!

Cerita Naruto 644 – Aku Tahu

Sebelumnya : Naruto Chapter 643

(Minato senang, dalam hati ia bicara pada Kushina)
Minato: “[Naruto kecil kita telah tumbuh, menjadi dewasa dan kuat.. Kushina..]“
(Dan akhirnya kekuatan merekapun digabungkan.)
Minato: “Ayo!!” (teriak)
(Dua belah tubuh Kyuubi juga pada akhirnya akan kembali menyatukan kekuatan.)
Versi Teks Naruto Chapter 644
Toss kepalan tangan pertama mereka sebagai ayah dan anak
(Toss kepalan tangan mereka masih beradu, chakra mereka dperlihatkan seakan-akan menyatu menjadi 1 kesatuan “Yin” dan “Yang”)
(Terlihat dalam diri Naruto dan Minato kedua Bagian Kyuubi bercaka)
Yang Kurama: “Aku sudah tahu itu, dengan adanya Chakramu di dalam sini sungguh membantu)
Yin Kurama: “Baiklah… Kita awalnya kan satu, disamping itu…”
(Terlihat di dunia nyata, Naruto dan Minato masih Toss, Yin Kyuubi melanjutkan perkataannya…)
Yin Kurama: “…mereka itu ayah dan anak”
Obito: (mengintip dari bola hitam yang membungkusnya) “….”
(Sementara itu di medan perang dimana  Bunga Raflesia berada, bundaran bom hitam semakin membesar, bahkan melebihi ukuran pohonnya, 4 bola ekstra besar siap di ledakan)
Ninja Aliansi 1: “Dia berencana meledakan kita semua bersama benda itu didalam kurungan ini!”
Ninja Aliansi 2: (panik) “Apa yang harus kita lakukan!?”
(Sementara itu Shikamaru terus berfikir, mengumpulkan data mengenai kekuatan Juubito dalam pikirannya)
Shikamaru: “[Kurungan yang dibuat Para ET Hokage sebelumnya berhasil mencegah Bom Bijuu Juubi, melihat warna dari kurungan ini…. bisa diamsukan kurungan ini setara dengan yang di buat para Hokage sebelumnya.]“
(Ino dan Chouji berdiri di belakang Shikamaru, sementara Shikamaru jongkok sambil terus berfikir)
Shikamaru: “Kita sekarang tidak punya kekuatan untuk menghancurkan kurungan ini!!! Itu artinya…”
Chouji/Ino: (melihat ke arah bunga Raflesia) “….”
Shikamaru: “[Sial!! Otak-ku nge-blank, ayah….]“
(Kembali lagi ke Naruto yang masih berkonsentrasi di kepalan tangannya)
Sasuke: “Bagaimana selanjutnya, Naruto?”
Naruto: “Untuk sekarang… Biarkan aku konsentrasi dulu…”
Minato: (menoleh Naruto) “….”
(Minato membayangkan saat Naruto memberitahukan rencananya padanya, saat itu Naruto berkata, “Akan kujelaskan rencanaku bersama Kurama”, lalu Minato menjawabnya “Ceritakan apa yang harus dilakukan…”. Naruto pun menjelaskan. Namun scene ini di Skip, “Dimengerti, lanjutkan…” ucap minato saat itu)
Minato: (sambil memandang anaknya, Naruto) “Kau sudah bertemu dengannya kan, Khushina?”
Minato: “[Naruto kita… dia benar-benar sudah tumbuh… Maafkan aku, Naruto. Aku hanya bisa membayangkan betapa sulitnya untuk menaggung itu semua. “
Naruto: “Satu-satunya yang sulit untuk kujalani yaitu bagaimana nanti kedepannya, yah…”
(Tiba-tiba terjadi sesuatu pada semua ninja aliansi)
Ninja Aliansi: “!!??”
Gai/Tenten: “!!??”
Lee: (merasakan sesuatu di tubuhnya) “Ini… Chakra….
Sakura: “Kukira ini sudah hilang?”
(Ya, semua ninja mendapatkan Chakra Kyuubi kembali)
Katsuyu: (di bawah Sakura) “Aku sudah menyadarinya saat aku sembuhkan semua orang… Chakra Kyuubi sebelumnya hanya berkurang jumlahnya dengan kata lain belum pernah hilang”
Chouji: “Mantap! Yang sekarang lebih banyak dan kuat dari sebelumnya!!”
(Terlihat Juugo maju)
Bee: (nada nge-rap) “Yo.. Hacchan, aku tahu kau juga merasakan ini… Ini adalh Kyuubi gelap dan terang..”
Hachibi: “Ini bukan hanya Kyuubi…”
Shikamaru: (melihat chakra di tangan kirinya) “Apa kau berencana melindungi kami dari serangan itu dengan chakra ini Naruto?”
(Juugo sampai di dekat Sasuke)
Sasuke: “Juugo…”
Juugo: “Sasuke… Benda tu semakin membesar, kita harus keluar dari kurungan ini! Gunakan Summoning Jutsu…”
Sasuke: “Itulah rencanaku, untuk membawamu dan Naruto.”
Naruto: (meloleh ke Juugo dan Sasuke) “Oh iya, aku belum oernah memberi kalian Chakra-ku! Kemarilah aku akan memberinya!”
Sasuke: “Apa bisa kita melewati kurungan ini hanya dengan Chakra?”
Naruto: (teriak) “Berikan saja tangan kalian padaku!”
(Terlihat dari jauh Klon Hashirama melihat semua Ninja)
Klon Hashirama: “Jadi, dia membagikan Chakranya kepada semua Shinobi! Sungguh jumlah chakra yang luar biasa! Jujur, chakra miliku tak sebanding! Eh, tidak, mereka juga menggunakan Chakra Kyuubi!!”
Obito: (masih mengintip) “Kekuatan menyedihkan seperti itu takkan mampu menandingi 4 Bom Bijuu yang kutembakan serentak. Lenyaplah kalian!” (Obito sepenuhnya sembunyi di bulatan itu)
(Bebarengan dengan itu, 4 Bijuudama di tembakkan)
Ninja Aliansi: “!!”
Madara/Hashirama Asli: “!!”
(Bijuuama pun meledak, terlihat mengancurkan segala sesuatu di dalam kurungan itu)
(Debi ledakan mulai hilang, isi kurungan terlihat porak-poranda, Bunga Raflesia itu pun ikut hancur, Obito mulai membuka kurungan bulatnya kembali untuk melihat keadaan sekita)
Obito: “Ini…”
(Terlhiat Ninja dengan Chakra Kyuubi Naruto)
Ninja Aliansi 1: “Apa yang terjadi?”
Chouji: “Kita diselamatkan oleh Chakra ini lagi!!”
Shikamaru: “Tidak, perhatikan baik baik.”
Ino: “Chouji, lihat itu… Kita…”
Ino: Kita semua berada di luar kurungan!
Shino: “Sepertinya ini teknik Shunshin.”
Kiba: “Naruto sialan… Bisa-bisanya dia melakukan ini semua.”
Hinata: “Ini bukan hanya Chakra Naruto…”
Hachibi: (Giginya ompong satu) “Oh, sepertinya Yondaime telah memindahkan kita semua dengan teknik Hiraishin!”
Tobirama: “Yondaime… Dengan begini kau telah menyelamatkan semua Shinobi disini, dua kali.”
(Terlihat Naruto juga memegang Juugo dan Sasuke dengan tangan Chakranya)
Minato: “Tapi, ini masih bagaikan satu tetes ait di dalam ember dibanding dengan kegagalanku… Kita masih punya banyak hal yang harus di selesaikan…”
Naruto: (tersemyum melihat ayahnya) “….”
Juugo: “Apa yang telah kau lakukan?
Naruto: (menoleh ke belakang) “…! Ayahku barusan mengeluarkan semua Shinobi Aliansi dari dalam kurungan Obito.”
Sasuke: (jongkok) “Cuma dengan teknik tadi?”
(Sasuke teringat saat Minato bilang “Aku tak bisa men-teleportasi kecuali aku atau chakraku bertindak sebagai perantaranya.”)
Sasuke: “Lalu bagaimana…?”
Naruto: (menjelaskan) “Sebelum ini terjadi, aku sudah membagi chakraku dan Chakra Kurama dengan semua orang. Lalu chakraku dan chakra ayahku… membaur dan… seperti tersalur…”
Minato: (memotong penjelasan Naruto yang tidak jelas) “Dan menjadi perantara…”
Naruto: “Ya, itu maksudku! Seperti… terhubung secara tak langsung lah! Intinya kami melakukannya dengan chakra Kurama, ayahku dan milikku!”
(Tobirama, menjelaskan)
Tobirama: “Prinsipnya sama dengan Kagebunshin. Meskipun chakramu terbagi, selama kau meninggalkan jejal pada mereka, saat tubuh utama mencoba untuk memanipulasi chakra lagi, chakra yang terbagi tersebut juga akan bergerak mengikutinya”
Tobirama: “Singkatnya, Naruto membiarkan chakranya terhubung dengan Chakra Yondaime… Dan juga menghubungkan chakranya ke seluruh aliansi. Tambahkan kalau ada penjelasanku yang kurang, Naruto.”
Naruto: (muka blo’on) “Eh? Seperti itukah cara kerjanya? (Admin: Ngakak!) Ah.. terserah lah… Wow, Nindaime kau benar-benar tahu banyak tentang Kagebunshin-ku!”
Tobirama: “Itu teknik-ku! Akulah yang menciptakannya! (Admin ngakak lagi. Wkwkwk)
Minato: “….”
Minato: “Oke.. Ini patut dicoba… Tanpa kakuatan Kyuubi, bukan… tepatnya kekuatan Kurama, tak ada yang bisa kita lakukan”
Naruto: “Baikalah, kalau begitu, ayo kita lakukan ini berempat!!”
Yin Kurama: “Berempat? Manusia menganggap kita sebagai sesamanya… Anak ini pasti sudah salah didik. Kukuku”
Minato: “Naruto…”
Naruto: “…”
Minato: “Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu… labih lama lagi.”
Naruto: (menjawab dengan tegas) “Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!” Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah… Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu…”
(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: “Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!”
#Merasa tersampaikan… dan terhubung!
Bersambung ke Alur Cerita Naruto 645 minggu depan…

Cerita NarutoChapter 643 – Dua Tinju Bersamaan

naruto 643

Sebelumnya di Chapter 642

Dalam jiwa Minato Tiba-tiba terdengar suara mahluk berbicara? Dia adalah kyubi yang sebagian di tubuh Minato, berwarna Hitam

Kyubi Hitam : Dia menjadi bocah yang hebat yang mencintai orang tuanya, Minato.”

Minato: kaget !!

Cerita Naruto Chapter 643 – Dua Tinju

Sama halnya seperti Naruto, Minato juga memiliki Kyuubi dalam dirinya Saat ini mungkin karena segel yang ia lakukan kepada naruto, di alam bawah sadar Minato, Kyuubi Hitam

Kyubi Hitam:  Apa kau bermaksud untuk membuat anakmu yang menyelesaikan masalah ini?? Hanya karena kau menyegel sebagian dari diriku di dalam tubuhnya.. Apa Kau percaya kalau aku akan menyatukan tangan dengan setengah diriku yang lainnya?”
Minato: “Kyuubi..”
KYUBI HITAM: “Kematian Kushina bukanlah kesalahanmu.. Putramu menjadi Jinchuuriki juga bukan merupakan kesalahanmu. Dan tak perlu menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang telah terjadi.. Putramu akan mengubah ini semua.. Dia bukan lagi bayi kecil seperti waktu itu. Dalam waktu yang sangat cepat

Dalam alam bawah sadar Naruto, Kyuubi dalam dirinya juga berbicara padanya

Kurama: “Naruto,  aku ingin mengatakan sesuatu kepaddamu dengarkanlah baik-baik

Naruto kaget dan kemudian menghadap ke arah Kyuubi

Naruto : Apa  ??

Sementara itu, di luar, Minato tampak sedang terdiam, sementara Naruto masih bersama dengan Tobirama, melihat ke arah Obito yang berhasil mereka jatuhkan. Obito rebah, punggungnya retak akibat serangan senjutsu Naruto tadi.

Naruto: “Seperti dugaanku!!

Naruto tahu kalau serangannya kali ini akan berhasil. Namun tentu saja, meskipun mempan itu masih belum cukup untuk mengalahkan Obito. Lalu Obito secara perlahan mulai berdiri kembali

Obito: “Jadi jinchuuriki  Juubi memiliki kelemahan seperti ini juga ya.. Setelah jurus Naruto masuk ke dalam tubuh Jyuubi seperti ini, tak mungkin untuk bisa ditangkis

Secara perlahan tampak tubuh Obito mulai pulih

Naruto: Teknik senjutsu benar-bena efektif

Sasuke: Jurus yang didasari oleh teknik sage ya

Naruto: Ninjutsu adalah teknik yang menggunakan energi alam.. Setelah kupikir-pikir, saat aku merasakan kekuatan Jyuubi, semua yang bisa kurasakan adalah kekuatan alam..”

Sasuke: “Hanya energi alam yang bisa melawan energi alam.. begitu ya.. Yah, meski aku tak mengerti sepenuhnya dengan apa yang kau bicarakan, tapi..”

Naruto: “Melakukan Senjutsu itu benar-benar hebat!! (bersemangat) Baiklah, aku akan menggunakan kumite katak untuk berhadapan dengan lelaki ini!!”

Tobirama: “Tiba-tiba saja dia bisa bekerja sama dengan teknik Hiraishinku, dan bahkan menguasai Senjutsu..

melihat ke arah Naruto sambil tersenyum) [Benar-benar seperti saat kakak dan aku bertarung bersama

Obito telah berdiri kembali, dan kini dari duri di belakang tubuhnya tiba-tiba saja muncul api. Sepertinya, Obito tak akan membiarkan dirinya diserang seperti tadi lagi

Tobirama: “Meski tekniknya efektif, setelah menyembuhkan diri ia akan menjadi bahaya kembali, Kalau aku kembali berteleportasi ke belakangya, dia pasti akan langsung membunuhku

Di sisi Obito, setelah memunculkan api di punggungnya, ia kemudian menempelkan kedua tangannya di tanah, dan bersiap untuk melancarkan suatu jutsu

Obito: “Inilah saatnya untuk memulai persiapan Rencana Bulan /Tsukoyo Me, waktunya untuk menyapu semua penghalang dari jalanku

Dari tanah tiba-tiba terbentuk suatu bunga raksasa dengan beberapa kelopak. Ninja Aliansi kaget, sementara Obito terus lanjut dengan tekniknya

Obito: Dunia ini tak lagi punya nilai yang berarti di dalamnya.. dunia ini telah lama mati

Dari masing-masing kelopak bunga raksasa itu, muncul bola raksasa, bijuudama, tak jauh dari yang sebelumnya sempat dilesatkan dari tubuh Jyuubi. Bedanya, kali ini tak hanya satu melainkan empat, dari berbagai sisi

Para Ninja Aliansi terkaget

Ninja Suna: “Ini buruk!!”

Ninja 1: “Empat!? Apa ia berencana untuk menghabisi kita semua dalam satu serangan
Kitsuchi: “Jika kita semua menggunakan elemen tanah dan menciptakan dinding pertahanan, itu pasti sudah terlambat..”
Shikamaru: Apa yang harus kami lakukan selanjutnya!?? (berfikir) Fokuslah.. fokus

Di tempat Naruto dkk., mereka juga tak tahu harus berbuat apa

Tobirama: Meskipun bisa menggunakan Hiraishin untuk memindahkannya, paling banyak hanya satu serangan yang bisa dipindahkan.. Yondaime dan aku masing-masing hanya bisa memindahkannya satu!! Tak ada yang bisa kami perbuat dengan dua sisanya, kakak!!” teriak ke Hashirama yang masih berhadapan dengan Madara

Hashirama berdiri di atas mahluk panggilannya, sementara Madara di atas Susano’o miliknya

Hashirama: “Madara, bisakah kau menunggu sebentar!? temanmu ini akan..”

Madara: (teriak) “Kita berdua hanyalah mayat yang bangkit karena Edo Tensei!! kau tak perlu mengKyubi Hitamawatirkan banyak hal!!”

Di tengah pasukan, muncul sebuah bunshin yang merupakan bunshin Hashirama

Bunshin Hashirama: “Semuanya, jangan hilang harapan!! Aku masih ada di sini!! Yang harus kita lakukan sekarang hanyalah mengubah arah serang bijuudamanya!! Para Hokage, pikirkan cara untuk mendorongnya ke laut!!”

Ninja aliansi mendengarnya

Bunshin Hashirama: (teriak) “Kalian semua buatlah tembok tanah, sementara aku akan menggunakan teknik kayu untuk menuntun mereka menuju laut!!”

Obito: “Hmph, jangan pikir kalian bisa melakukannya!!”

(Obito dari telapak tangannya menembakkan batang-batang yang dilapisi oleh api. Batangan-batangan itu ditembak menyebar ke arah enam penjuru.)
Naruto/Sasuke/Tobirama: “!??”

(Naruto dan yang lainnya kaget, sementara batangan-batangan yang dilapisi kekuatan itu telah menancap di tanah, dan lalu membentuk semacam tabir segi enam. Sama seperti kubah segel yang waktu itu para hokage ciptakan, hanya saja kali ini sisinya ada enam. Akibatnya, para ninja yang ada di dalam terjebak.)

Ninja Aliansi: “I-ini adalah aKyubi Hitamir..”

Ninja Aliansi 2: “Kalau begini jadinya.. kami akan..”

Bunshin Hashirama: “Jadi kau ingin menjebak semuanya agar kami tak bisa mengalihkan bijuudamanya, ya?”

Obito: “Waktunya untuk menyapu habis kalian semua..”

(Tubuh Obito sekarang dilapisi oleh kekuatan hitam. Tampaknya Obito hendak membuat perlindungan.)

Tobirama: “Kalau begitu, satu-satunya cara hanyalah menggunakan Hiraishin untuk memindahkan bijuudamanya keluar kubah ini.. Yondaime, bisakah kau memindahkan dua bijuudama itu??”

Minato: “Aku hanya bisa memindahkan satu.. Tapi.. ada jalan lain.. Dan caranya adalah..”

(Obito seolah mengetahui rencana mereka.)

Obito: “Apa kau ingin memindahkan pohonku langsung?? Kalian pikir aku akan membiarkan kalian berbuat semudah itu?? Kalian tak akan bisa menyelamatkan siapapun!!”

Naruto: “Ayah, aku punya ide, tapi aku tak tahu apakah ini akan berhasil..”

(Minato bertanya-tanya. Lalu, Naruto meminta sesuatu)

Naruto: “Ayo ulurkan tangan ayah!!”

(Naruto mengulurkan kepalan tangannya. Kemudian, Minato menurut, tinju mereka bersentuhan.)

(Sama seperti yang dilakukan Bee dan Naruto hal itu mampu menghubungkan Kyuubi yang ada di dalam tubuh Naruto dengan yang ada di dalam tubuh Minato.)

Kurama: “Hei, bagaimana kabarmu, setengah diriku yang lain? Kelihatannya tidak buruk?? Bisakah kau memberiku bagian chakramu??”

KYUBI HITAM: “Meminta sesuatu dari diri sendiri.. rasanya aneh sekali..”

Obito: “Naruto.. Pria itu tak bisa menyelesaikan apapun.. (melihat Minato) Dia bahkan tak bisa menyelamatkan ibumu.. juga muridnya.. apa kau tahu.. Naruto.. besok hari apa??”

(Naruto masih terdiam, menempelkan tinjunya, konsentrasi.)
Obito: “Besok adalah ulang tahun kematian Rin dan Kushina!! Hari di mana ibumu mati!!” (pelindungannya semakin tertutup) Dengar, ketika seseorang mati, semua tentang mereka akan beraKyubi Hitamir.. dunia ini..”

 Naruto: “Itu benar.. (membuka matanya) Maka, besok juga adalah.. hari ulang tahunku!! Kau juga dengarkan aku, dunia ini tak akan beraKyubi Hitamir!! Karena.. aku masih ada di dunia ini!! ayo maju, ayah!!”

(Minato senang, dalam hati ia bicara pada Kushina)

Minato: “[Naruto kecil kita telah tumbuh, menjadi dewasa dan kuat.. Kushina..]”

(Dan aKyubi Hitamirnya kekuatan merekapun digabungkan.)

Minato: “Ayo!!” (teriak)

Dua belah tubuh Kyuubi juga pada aKyubi Hitamirnya akan kembali menyatukan kekuatan

Cerita Naruto Chapter 643 SELESAI

Cerita Naruto 642- Celah

Di Chapter Sebelumnya Naruto 641,

Sakura dan Hinata menyaksikan pertempuran itu dari kejauhan

Sakura: (sakura diatas Katsuyu) “!! Hinata! Bagaimana Naruto dan Sasuke?”
Hinata: (dengan mrnggunakan Byakugan) “Mereka berdua…!! sambil Tersenyum.”

Naruto 642

Serangan langsung dengan kombinasi yang kuat

(Bola hitam milik Obito terbang kembali ke Obito, sementara itu, Tobirama dengan cepat sudah berada di tempat Minato)
Minato: !!
Tobirama: “Kita mengenainya sebelum dia melindungi diri dengan benda hitam itu. Kali ini seharusnya berhasil!”
(Api hitam terus membakar Obito, terlihat benda hitam mendekatinya)

(Bisa dilihat, bola hitam itu seperti memisahkan Api Enton dari Obito)

cerita naruto 642

semuanya kaget…..

Minato dan Tobirama: “!!”

Naruto dan Sasuke: “!!”

(Obito bebas dari kobaran api hitam, ia terbang melayang di udara)

cerita naruto 642Tobirama: (menoleh ke Obito) “Tidak berhasil sama sekali.”

Minato: “Kita tak bisa menyantuh bola hitam yang bisa berubah bentuk itu, kalaupun bisa, kita tak bisa menghancurkannya. Serangan dan pertahannya sama-sama cepat”

Sasuke: (mulai berlari) “Dia kuat.”

Naruto: “Dia lebih sempurna dari pada diriku yang selama ini ada di impianki!”

Minato: “dia seperti telah memperoleh kekuatan impian.”

(Naruto dan Sasuke sampai didekat Minato dan Tobirama)

(Tobirama melihat tangan Minato yang tak kunjung ber-regenerasi)

Tobirama: “Ini aneh…”

Minato: “!?”

Tobirama: “Seharusnya tangan satu-mu yang hancur itu mulai beregenasi…”

Minato: (menundukan kepala) “….”

Obito: (dari jauh, muka seram) “Sekarang aku punya kekuatan ‘Leluhur Shinobi’. Kalian tak bisa menilaiku dengan tingkatan kalian saat ini”.
Tobirama: “….”
(Tobirama menyadari sesuatu)
Tobirama: “Maksudmu… Teknik/Jurusmu itu…”
Minato: “Apa maksudnya itu?”
Tobirama: “Yondaime, berhati-hatilah, jangan sampai sampai mendapat luka serius…Meskipun tubuhmu itu Edo Tensei.”

Tobirama: “Orang itu kemungkinan besar menggunakan Jurus berdasarkan Onmyoudon. Yang mana membuat ‘Semua Ninjutsu’ tak berguna sama sekali. Dengan kata lain, meski dia memukul tubuh Edo Tensei-mu… Kau takkan bisa ber-regenerasi kembali. Dan akhirnya kau akan mati.”

Sasuke: (mendengarkan)

Toobirama:  “Lengan kanan-mu kemungkinan takkan pernah tumbuh kembali.”

MInato: “Kalau begitu, kita harus lebih berhati-hati…”

Naruto: “Sasuke.”

Sasuke: “Apa?”

Naruto: Kita akan bertarung sendiri-sendiri, apa kau masih mau lanjut?”

Sasuke: “Jangan meremehkan Klan Uchiha.”

Naruto: “Okkkke!”

(Naruto bersiap dan menempelkan kedua telapak tangannya satu sama lain sidepan dadanya)

Naruto: “Aku akan masuk ke Mode Kurama lalu berubah menjadi Bijuu!!”

(Namun apa yang terjadi, mode kurama Naruto malah menghilang, sekarang ia dalam Mode Manusia biasa)

Sasuke: “?”

Naruto: (muka malu)

Tobirama: “Jangan memperburuk keadaan. Ayahmu dan juga anaknya kadang memang memalukan. Meski kadang mengerikan.”

Minato: “Ma… maaf”

(Mengetahui itu, Naruto-pun menanyakannya kepada Kurama)

Naruto: “Kurama, pinjamkan aku chakramu!”

Kurama: “Lupakan berubah menjadi Kyuubi sekarang! Jika mau berubah ke Mode Bijuu total, kau harus di Mode Normal lebih lama sedikit.”

(Sementara itu, terlihat Gamakichi melakukan sesuatu)

Kamakichi: “Mizuame Teppou!!!”

(Minyak keluar dari mulutnya, ia bermaksud menyerang Obito, namun Obito lagi-lagi menanhannya dengan benda hitam itu)

Tobirama: (menoleh) “Minyak dari Myoubokuzan?”

Naruto: (menoleh) “Gamakichi, apa yang kau lakukan? Kita harus bertarung dengan teknik pengalihan ataupun serangan kombinasi…”

Gamakichi: “Maaf, masa Kuchiyose sudah hampir habis! Aku ingin melakukan sesuatu sebelum aku menghilang!”

Naruto: (menoleh, tersenyum) “Aku menghargai semangatmu! Beristirahatlah!”

Gamakichi: (menghilang) “Maaf…”

Naruto: (kembali memandang kedepan) “….”

Naruto: (menyadari sesuatu) “!!!”

(Ditampilkan Naruto dan Tobirama seperti sedang memikirkan sesuatu sambil melihat Obito yang sudah berlumuran minyak dari Myoubokuzan)

Tobirama: “Hm?

Obito: (masih merentangkan kedua tangannya) “…”

Minato: (teriak) “Obito, bukankah kau mau kadi Hokage? Kenapa kau melakukan semua ini?”

Naruto: (menundukan kepalanya, menutup mata) “[Sekarang…!!]”

(Sepertinya Naruto merencanakan sesuatu)

Obito: “Apa kau mencoba mengguruiku sekarang? Bukankah ini sudah terlambat? …Sensei” Kau selalu terlambat disaat situasi genting.

(Obito teringat dulu saat ia baru saja sembuh dan keluar dari tempat persembunyian Madara Tua, saat ia berkata “Apa yang Minato-sensei lakukan!? Apa yang sedang Si Kilat Kuning lakukan saat ini!?”)

Obito: “Aku senang ketika mengetahui guruku adalah seorang Hokage.”

Minato:

Obito: (mengarahkan telapak tangannya pada Minato) “Itu mendorongku untuk mewujudkan impianku itu.

Naruto:

(Minato teringat dulu saat pertemuannya dengan Obito ketika invasi Kyuubi di Konoha. Saat Minato berkata “Tidak penting siapa kau sebenarnya, tapi… Kenapa kau mneyerang Konoha?”. Kemudia Obito yang masih memakai topeng itu menjawab, “Kau bisa menyebutnya ini harapan atau pun sebuah proyek. Tujuanku memicu perang, namun juga untuk perdamaian.”)

Minato: (melihat Obito saat ini) “[Mungkin jika aku sadar bahwa pria yang waktu itu adalah Obito… Mingkin… Aku bisa menghentikannya… Dan mungkin… Kushina takkan mati… Mungkin Naruto tidak harus kujadikan Jinchuuriki Kyuubi…!

((Minato terus menatap Obito sambil memikirkan hal tersebut)

Minato: “Hanya jika… Aku tahu yang waktu itu adalah Obito!!! Dunia Shinobi takkan menjadi seperti ini..!!”

versi text : narutonian.blogspot.com

CERITA NARUTO 641 – KALIAN BINTANG UTAMANYA

Hokage kedua menyerangminato lalu minato memindahkan serangnnya ke obito

Minato : mengikut, aku akan memindahkan serangannya
Hokage ke2 : aku kembalikan padamu Obito sambil mengenai Obito
Namu doar,,,,,, sepertinya obito balik menyerang dan serangan hokage ke dua meleset, Naruto dan kawan-kawan kaget, kemudian dari belakang terdengar suara Hokage ke 2
Hokage ke dua: jangan khawatir itu hanya bayanganku, dan saat aku menyentuhnya aku telah menaruh tanda di tubuhnya

cerita naruto 641 300x134 CERITA NARUTO 641 – KALIAN BINTANG UTAMANYA
Naruto : WooWW,,,, kau ternyata bisa meniru ayahku, orang yang berwajah nidaime Hokage,,
Hokage ke dua/ Nidaime : Sebenarnya Ayahmu/ Yondaime yang meniru Jurusku, dan kau harus lebih sopan lagi berbicara pada hokage
Sementara itu diperlihatkan pertarungan antara Hasirama dengan madara,
Hasirama : Janagn menghalangiku madara,
Madara : tidak ada waktu lagi, tapi disaat seperti ini ada yang harus aku lakukan
Hasirama : ???
Madara : “AKU AKAN MENAHANMU

cerita naruto 641 online 300x211 CERITA NARUTO 641 – KALIAN BINTANG UTAMANYA
Pasukan Aliansi : Ini adalah Level pertarungan yang sangat berbeda,
Pasukan Aliansi :ini adalah pertarungan para Luluhur kita,
Pasukan Aliansi :benar kita hanya akan mengganggu mereka jika kita tetap ada di sini
Sikamaru Berbicara pada Ino lewat Fikirannya
Sikamaru : Tidak peduli sekecil apapun kekuatan kita bisa digunakan dengan cara yang lain
Pasukan : iyah Mungkin kami tidak berguna tapi disaat tertentu kami sangat berguna
Akamru : ?? shikamaru
Shikamaru : tetaplah Fokus jangan lengah
Bahkan Kekuatan yang lemah sekalipun dapat merubah dunia
Bisa mengubah hati orang lain itu adalah 1 syarat menjadi hokage
Kembali ke pertempuran, Para Hokage : sabil meliahat ke arah obito, Apakah dia menangkis serangannya, sulit sekali menyerngnya
Yondaime: kurasa akau harus membuat celah denga rasen senkou choubu kousanshiki
Nidaime/hokage ke 2 : kau suka bertindak bodoh, lucu sekali nama jurusmu itu, tapi tidak ada waktu lagi untuk tertawa, mengejek Ydaime/hokage ke 4
Sasuke bersiap : AMATERASU,,,,!
Yondaime : Sasuke, Naruto Aku sudah membuat celah/ kesempatan
Sasuke : Aku akan melakukannya
Naruto : Bukan Tapi Kami… kami serahkan Tugas utamanya ke tim Ayah
Obito : Sasuke, kau memfokuskan mata kirimu, serangan tiba-tiba tidak akan berguna kepadaku
Hokage ke 2 : ayo bergerak Yondaime (dengan menempelkan tangannya ke pundak Yondaime, untuk memindahkan tandanya ke yondaime)
Yondaime : menggunakan hirusin dengan bunshin itu sangat lambat, kita harus menggunakan hirusihin mawasi di tubuh kita masing-masing
Sasuke : Naruto aku akan samakan persentase chakraku denganmu menggunakan Sharinggan
Naruto : humm dasar, orang ini tidak pernah mau kalah
Yondaime : iyah dengan tubuh ini tak masalah
Naruto : Futon rahsensuriken…………..
Sasuke : Enton Kagetsuchi………..
Naruto dan sasuke menggabungkan jurusnya,,,
Oibto : hemmm dari dua arah
Naruto dan sasuke :………………….Duar,,,,, mereka menyerang tubuh Yondaime/ hokage ke 4
Yondaime : Kalianlah bintang utamanya
Obito : mereka terkecoh
TAP,,, hasirama langsung memindahkan tandanya ke Obito, tanapa Obito sadari Serangan Itu Pindah Ke tubuhnya (jadi tubuh Yondaime ditukar dengan Obito)
DO,,,,,AAA,,,,,RRRrrrrrrrr

014 CERITA NARUTO 641 – KALIAN BINTANG UTAMANYA
Sakura : bagaimana dengan naruto dan Sasuke hinata ??
Hinta : Mereka berdua ????
Obito : Mereka bertukar Tempat,,

naruto 641 selesai

Naruto chapter 640 – Akhirnya

sebelumnya naruto chapter 639 Obito menyerang pasukan namun sasuke dengan sigap menyelamatkannya dengan Susanoo Minato: ”Sial!” Namun sesaat sasuke sepertinya Sasuke sedang memikirkan sesuatu, namun sesaat tersadar Sasuke: ”Bukan kau… Aku akan menghapus masa lalu sambil Memfokuskan Mangekyu Saringgannya mata kanannya

Komik naruto chapter 640 – Denga judul Akhirnya

sasuke tertangkap oleh tangan obito yang sedang dalam mode biju, Namun tiba-tiba Tanda pada obito tiba-tiba lenyap semua terkaget bertanya-tanya ada apa ?? naruto 640 Dan saat inu pula Minato menyelamatkan sasuke dan naruto yang di cengkram obito, Gamakici sumon : Aduh hampir saja aku mati Sasuke : Ini akan bekerja pada sesuatu dengan baik kalu aku atau cahakraku mengenainya kini sasuke dan Naruto bekerja sama untuk menyerang Obito Minato (Hokage ke 4) : baguslah anaku bekerja sama dengan Sasuke Obito berubah bentuk lebih megerikan kini tubuhnya seperti seekor ular Minator : ayo,,, kita harus segera melawannya selagi dia tidak bisa mengendalikan tubuhnya   Obito mengaum Obitu : Ouhhhh….hhhh sambil mengeluarkan serangan bola hitam untuk menyerang minato Edo tensey Naruto : Apa yang dia incar dari ayah Minato : sepertinya bukan mengincarku Sasuke : Dia mencedrai diri sendiri Mintao : Iyah mungkin karena tidak tepat sasaran, karena dia tidak mengendalikan kekuata Jubi Gamakichi : Kita beruntuk serangannya tidak mengenai kita kalu tidak tamatlah kita Kita harus berhati-hati seru Gamakichi Minato sambil bersiap denagn surikennya Minato : kali ini aku akan menggunakan Rasen senkou chourenbu kousanshiki, aku akan membuat celah dengan serangan kombinasi padanya, tanpa memberi peluang kepadanya sambil melemparkan suriken-suriken ke arah obito untuk menandai sesaat Obito teringat pada masa kecilnya saat bersama rin, kakashi dan Minato Gurunya Obito :  Tentu saja aku akan menjadi hokage benarkan sensei (dia berkata pada minato gurunya)  mintao menjawab : aku yakin itu kembali dengan perubahan wujud obito sepertinya tubuh obito kesakita, tangan dan bagian tubuhnya seakan terputus saat Minato menyerang hampir dekat dengan berkata aku datang obito Obito : Siapa Kau (obito kini tidak mengenali gurunya) dan menyerang balik minato yang ingin menandai obito naruto :ayah……. Sasuke : Naruto bersiaplah Minato : dia menyerangku tapi tidak apa-apa, aku teleport menggunakan hirashin namin,, Obito : apakah kau yakin tidak apa-apa? lihat tangan kananmu tangan kanan minato terputus dengan senajatanya karena Obito memindahkan tandanya pada tanan minato

Naruto 640 selesai

Cerita Naruto 639 – Serangan

 

seminggu sekali pasti update Cerita Naruto, karena ini manga jepang yang paling saya suka jadi saya shar ke blog kali aja ada teman-teman ingin membacanya.

sebelumnya :Semuanya terkaget ketika Obito dengan mudahnya menebas Klon Hashirama dan juga Edo-Tobirama sekaligus.)

 

(Naruto, Sasuke, Minato terkejut menyaksikan kejadian itu dari atas Gamakici)
Naruto: “Apa!?”

Minato: “[Cepat sekali…]”
(Tobirama yang tubuhnya masih terbelah sepertinya memberi aba-aba)
Tobirama: “Saru!Yondaime! Menjauhlah!”

Minato: “!!”
Sarutobi: “Hah! [Ini aba-aba dari Nidaime!!]”

(Ternyata tanpa kita ketahui, Tobirama sudah memasang/menempelkan semacam kertas peledak di tubuh Obito)

 

Tobirama: (Memberi aba-aba) “Kakak!”

Hashirama: “Yeah!”(Hiruzen meminta Minato yang juga berada didekat pertarungan itu untuk menjauh)
Hiruzen: “Minato! Menjauh dari sini!”
Minato: (Melakukan segel satu tangan) “Nidaime memang selalu tanggap dalam bertindak! Hiraishin no Jutsu!”
(Aba-aba yanb diberikan Tobirama kepada kakaknya yaitu untuk mengikat Obito dengan Mokuton)

Obito: (Terikat) “!!”

Tobirama: “Sudah kuperhitungkan, ini tidak akan cukup untuk membunuhmu… Aku yang menciptakan Edo Tensei dan sering bertarung menggunakan Edo Tensei. Tapi ini pertama kalinya aku memanfaatkan teknik Edo Tensei pada diriku sendiri.”
Hiruzen: “Apa dia … Akan menggunakan…”
Tobirama: “Goujou Kibakufuda!!”
(Terlihat kertas yang tadi menempel di tubuh Obito membesar dan keluar dari dalam ikatan Mokuton)
Tobirama: “Seperti inilah cara kerjanya. [Satu kertas peledak bisa men-summon kertas-kertas peledak lainnya, lalu akan membentuk ledakan dahsyat yang berantai]”
Obito: (Silau dengan cahaya sebelum ledakan) “…”
(Duooooorrrrr!! Ledakana superdahsyat terjadi, untungnya Hiruzen, Minato dkk. sudah menjauh)
(Dari jauh Naruto bertanya-tanya)
Naruto: “Aku tidak mengerti apa yang barusaja terjadi!”

Sasuke: “Tetap fokus! Jangan lengah!”

(Tap.. Hiruzen mendarat ditanah dan memandang ledakan itu dari jauh)
Ninja Aliansi 1: “Aku tak peduli mau Juubi mau Jinchuuriki Juubi lawannya, sekarang para Hokage sedanf bertarung.”

Ninja Aliansi 2: “Ya, kita juga harus bertarung!”

Darui: “Jangan terlalu sok… Kita…” (Melihat asap dari ledakan itu)

(Saat asap mulai menghilang terlihat Obito tanpa luka melakukan sesuatu)

(Dari jauh pula, Hiruzen mencoba menganalisis apa yang sebenernya terjadi)

Hiruzen: “[Melihat serangan tadi, ledakannya seketika berubah menjadi debu…])

(Obito tiba-tiba menyerang Hiruzen yang sedang menganalisa)
Obito: “Shuriken Kagebunshin!!”

(Muncul banyak Shiriken besar benda hitam yang dipegang Obito dengan tangan kiri. Shuriken itu mengarah ke Hiruzen. Lalu Obito menyerang dan terlihat sedang mempersiapkan benda hitam yang sama ditangan kanannya)

 

 

 

(Hiruzen melanjutkan analisisnyaa)
Hiruzen: “[Ini seperti Jinton milik Oonoki… Tapi bentuknya bisa berubah-ubah sesuai kehendaknya baik digunakan untuk menyerang maupun bertahan.]”

(Obito sudah berada didekat Hirusen. Di kedua tangannya sekarang sudah terdapat benda hitam mirip Jinton itu)
(Obito menusukan Jinton hitam yang ada di tangan kanannya ke pundak Hiruzen, pundak Hiruzen-pun hancur)
Hiruzen: “[Kemungkinan dia mengkombinasikan 4 elemen yang berbeda! Dia sudah melampaui tingkat kemampuan Kekkai Genkai…]”

(Obito melanjutkan serangan, tangan kirinya yang juga menggunakan jurus itu ia tempelkan ke kepala Hiruzen)
Hiruzen: “[Namun mungkin ada batas waktu berapa lama ia mampu mempertahankan bentuknya.]”

(Zzzzeettttt! Kepala Hirusen hancur)

(Sementara itu, dari jauh percakapan terjadi ditempat Naruto dkk.)

Naruto: (Diatas Gamakici) “Ayah… Bisakah kau membuat sandaime berpindah tempat dengan jutsumu?”

Minato: (Sudah tutun dari Gamakici) “Itu hanya bekerja saat aku atau chakraku menyentuh sesuatu.”

Sasuke: (Juga sudah turun) “Berhenti mengeluh Naruto, para Hokage hanyalah Edo Tensei. Mereka tahu nereka takkan mati, itulah mengapa mereka dengan sengaja mendekati musuh… tujuannya untuk menganalisi gerakan dan kemampuan musuh. Kau juga seharusnya menganalisa pertarungan dari pada khawatir.”

Minato: “[Sasuke-kun, dia bocah yang cukup jeli] Ya, meski begitu butuh waktu Edo-Tensei untuk bangkit kembali.”

(Hiruzen roboh, Obito menoleh kebelakang dengan tatapan seram)


Minato: “Aku akan maju dan membuat celah.”

Hashirama: (Bukan klon, berlari) “Kalau begitu aku harus maju juga.”

Hashirama: “!!”

(Tap! Dengan cepat Madara menghadangnya)
Madara: “Aku tidak mau menunggu lagi. Hashirama!”

(Hashirama dan Madara berhadapan, pertarungan mereka akan terulang kembali)
(Sementara itu Obito berlari menyerang menuju Minato dkk., namun apa yang terjadi? Lihat gambar dibawah)

 

Naruto: “Apa itu?”

Minato: “!!”

Minato: “[Begitu ya… Dia belum terbiasa dengan Juubi. Kita harus menggunakan kesempatan ini untuk menyerangnya. Aku akan memanggil yang asli kesini…]”

 


(Minato yang itu hanyalah klon, yang alsi sekarang bergabung dengannya)
Minato: “Aku sudah lama tidak menggunakan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki!”

(Minato bersiap melempar 6 Kunai segel-nya, namun terjadi sesuatu)
Naruto: “Gamakichi dibawahmu”

Sasuke: (Menoleh kebelakang) “!!”

Gamakichi: “Gh!!”

(Muncul sesatu dari bawah tanah tempat Gamakici berada)
(Sementara itu Obito mempersiapkan Jinton Hitamnya lagi)
Minato: (Menoleh kebelakang sambil berlari) “Dia masuk kedalam tanah? Hanya dengan setengah badannya?”

(Obito menyerang, namun diselamatkan oleh Susanoo Sasuke)

Minato: “Sial!”

(Namun sepertinya Sasuke memikirkan sesuatu)

Sasuke: “Bukan kau… Aku akan menghapus masa lalu” (Memfokuskan MS kanannya)

(Namun dengan cepat Obito langsung menyargap kepala Sasuke dan Naruto)

Minato: “Semoga ini bisa! Hiraishin no Jutsu!!”